Warga Madiun Jadi Korban Politik Uang

Warga Madiun Jadi Korban Politik Uang

Bintang Pos, Madiun – Seorang warga Kabupaten Madiun, Jawa Timur, diduga menjadi korban penganiayaan akibat praktik politik uang oleh tim sukses salah satu pasangan kandidat peserta pilkada setempat.
Korban adalah Seno Melan (80), warga Desa Darmorejo, Kecamatan Mejayan. Kakek tersebut mengalami patah tulang di bagian tangan sebelah kanan dan luka di kepala serta kaki kanan karena dianiaya oleh Darminto, warga setempat.

Akibat penganiayaan tersebut, Seno sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Caruban, Kabupaten Madiun.

“Awalnya saya diberi uang Rp20.000 oleh seseorang yang mengaku sebagai tim sukses salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Madiun. Tujuannya, agar saya memilih pasangan tersebut,” ujar Seno kepada wartawan, Senin.

Setelah itu, pelaku Darminto yang merupakan tetangga Seno, mendatangi rumah korban. Pelaku bertanya kepada Seno, pasangan siapa yang akan dipilihnya saat pilkada nanti, dan korban menjawab, tidak mencoblos.

Merasa tidak puas dengan jawaban Seno, timbul pertengkaran di antara kedua orang itu. Kejadian tersebut berakhir dengan pemukulan oleh Darminto yang mengakibatkan Seno terluka.

Tidak terima dengan perlakukan Darminto, Seno akhirnya melaporkan pelaku ke kantor polisi terdekat. Mendapati laporan tersebut, polisi akhirnya mengamankan Darminto yang ditengarai melakukan penganiayaan terhadap korban.

“Kami masih menangani kasus tersebut lebih lanjut. Yang kami tangani adalah dugaan kasus penganiayaannya,” ujar Kapolres Madiun AKBP Yusuf.

Secara terpisah, Ketua Panwas Kabupaten Madiun Slamet Widodo menilai tidak ada unsur praktik politik uang dalam aksi yang menimpa Seno. Menurutnya, kejadian itu murni kriminal umum.

“Kasus tersebut cenderung ke penganiayaan. Jadi bukan ranah Panwas,” tutur Slamet Widodo.

Pilkada Kabupaten Madiun 2013 akan diikuti oleh empat pasangan calon bupati dan wakil bupati. Keempat pasangan calon tersebut adalah, nomor urut 1 pasangan petahana Muhtarom-Iswanto (Mu-Is) yang diusung PKB dan Partai Demokrat. Nomor urut 2 pasangan jalur perseorangan Widi Priyanto-Suntoro (Wi-Ro).

Lalu nomor urut 3 adalah pasangan Sukiman-Suprapto (Pak Su) yang diusung PDI Perjuangan, Partai Golkar, dan PKS. Terakhir, nomor urut 4 adalah Sumardi-Dimyati Dahlan (Sehati) yang diusung PKNU, Partai Patriot, dan PDK.

Saat ini, tahapan pilkada telah memasuki hari tenang dan pemungutan suara akan dilakukan pada 19 Juni mendatang. (ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *