Utang Rp 1,44 Triliun PDAM akan Diputihkan

Utang Rp 1,44 Triliun PDAM akan Diputihkan

Bintang Pos, Surabaya – Badan Anggaran hari ini menyetujui restrukturisasi utang lima Perusahaan Daerah Air Minum senilai Rp 1,44 triliun. Utang tersebut merupakan utang non-pokok alias utang yang berasal dari denda dan bunga.

“DPR hari ini setuju untuk melakukan penghapusan bersyarat atas utang senilai Rp 1,44 triliun tersebut,” kata Menteri Keuangan Agus Martowardojo usai rapat dengan Badan Anggaran pada Selasa, 9 Februari 2013.

Pengajuan penghapusan utang PDAM ke DPR merupakan prasyarat yang diwajibkan dalam undang-undang. Sebab, utang yang dimiliki oleh kelima PDAM tersebut lebih dari Rp 100 miliar.

Kelima PDAM tersebut ialah PDAM Kota Semarang Rp 238,1 miliar, Kota Tangerang Rp 272,5 miliar, Kota Bandung Rp 252,7 miliar, Kota Palembang Rp 160,1 miliar, dan Kota Makasar Rp 121,3 miliar.

Pertimbangan penghapusan ini karena beban utang berasal dari intervensi pemerintah daerah. “PDAM diminta menjual harga lebih rendah dari harga biaya produksi,” ujar Agus.

Usai mendapat penghapusan bersyarat, ada tahapan yang harus dilewati oleh PDAM untuk mendapat penghapusan mutlak. Hanya saja, kelima PDAM tersebut harus merealisasikan komitmennya yang sudah tertuang dalam rencana bisnis yang sudah disampaikan kepada pemerintah.

Para anggota komisi dalam rapat yang dipimpin oleh Achmady Noor Supit ini hanya memberi catatan berupa perbaikan pengelolaan yang profesional. Sejumlah anggota mendukung agar PDAM dapat melakukan penyehatan usaha. Selain itu, mengenai harga jasa yang lebih murah dari harga pokok produksi harus segera diselesaikan.(tem-pgh)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *