Terlalu Lama, Pemerintah Harus Take Over Evakuasi Pekerja Freeport

Terlalu Lama, Pemerintah Harus Take Over Evakuasi Pekerja Freeport

Bintang Pos, Gunungkidul – Rieke Dyah Pitaloka, Anggota Komisi IX DPR, mendesak pemerintah segera turun tangan mengatasi tertimbunnya puluhan pekerja tambang PT Freeport Indonesia, Papua, sejak 15 Mei.
Rieke yang ditemui dalam Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) DPC PDIP Gunungkidul, mengatakan, Presiden SBY harus mencontoh Presiden Cile yang menunggu proses evakuasi pekerja tambang.

“Presiden sampai hari ini belum mengeluarkan statement soal pekerja kecelakaan tersebut, ini sudah berapa hari?,”kata Rieke, Minggu (19/5/2013).

Pemeran tokoh “oneng” itu menyangkan terkait statement salah seorang mentri yang beralasan runtuhnya trowongan karena kondisinya sudah tua. “Ini ada persoalan K 3 (keselamatan dan kesehatan kerja) yang harusnya diperoleh pekerja,” imbuhnya.

Politisi PDIP ini berharap, tim regu penyelamat seharusnya tidak hanya dilakukan oleh tim dari Freeport tetapi negara. “Saya selaku anggota komisi IX menuntut pemerintah tegas dalam kasus ini,” tandasnya.

Kasus runtuhnya Freeport terjadi pada 15 Mei dan mengubur 38 orang. Sampai saat ini 10 orang selamat dan lima korban jiwa, sementara korban lainnya belum  nasibnya.(okz-pgh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *