Tarif Angkot Pelajar Tuban Naik 50 Persen

Tarif Angkot Pelajar Tuban Naik 50 Persen

Bintang Pos, Tuban – Pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sejumlah pengemudi angkutan umum yang ada di Kabupaten Tuban sudah mulai menaikan ongkos untuk para penumpang, kenaikan ongkos angkutan umum tersebut juga berlaku untuk para pelajar, Selasa (25/06/2013).

Dari sejumlah informasi yang di lapangan, keniakan tarif angkutan umum yang ada di Kabupaten Tuban mulai dari 20 persen sampai dengan adanya yang menaikan hingga 50 persen. Rata-rata untuk angkutan umum bagi para pelajar meniakan tarif hingga 50 persen.

Untuk tarif angkutan dalam kota bagi para pelajar naik 50 persen dari yang sebelumnya Rp 1.000 menjadi Rp 1.500, untuk mahasiswa dari Rp 2.000 menjadi Rp 2.500, sedangkan untuk masyarakat umum awalnya Rp 2.500 kini menjadi Rp 3.000.

Keniakan tarif angkutan umum tersebut sudah dilakukan oleh para sopir angkutan umum dalam kota maupun angkutan umum antar kecamatan sejak terjadinya harga kenaikan BBM kemarin, meski belum ada penetapan tarif resmi dari pemerintah.

“Sejak bensin naik sampai dua ribu rupiah kemarin itu ya tarifnya langsung kita naikkan juga, kalau tidak ikut naik ya pasti kita rugi. Tapi untuk kanikan hanya lima ratus rupiah saja, karena takut tidak ada ada penumpang yang naik,” terang Winarto, salah satu sopir angkutan kota (Angkota) yang ada di Tuban.

Sementara itu, untuk tarif mobil penumpang umum (MPU) rata-rata mengalami kenikan Rp 1.000 untuk setiap jurusan antar kecamatan. Seperti MPU jurusan Tuban-Montong, sebelumnya tarifnya Rp 5.000 saat ini menjadi Rp 6.000, untuk MPU jurusan Tuban-Paciran yang seelumya tarifnya Rp 7.000 kini menjadi Rp 8.000.

“Memang dari Dinas Perhubungan belum ada kebijakan yang mengatur kenaikan tarif ini. Namun, dari pengusaha dan paguyuban mau tidak mau harus menaikan tarif ini,” jelas Hadi, salah satu sopir MPU antar kecamatan.(brj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *