Suramadu ditutup, Ra Latif Himbau Masyarakat Patuhi Pemerintah

Suramadu ditutup, Ra Latif Himbau Masyarakat Patuhi Pemerintah

Surabaya – Jembatan Suramadu yang menghubungkan Kota Surabaya dengan Pulau Madura ditutup sementara pada saat malam Tahun Baru 2021. Hal itu dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

’’Pemkot (Surabaya) sudah meminta izin gubernur untuk menutup sementara Suramadu di malam tahun baru. Alhamdulillah diizinkan,’’ kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana beberapa waktu lalu.

Menurut dia, Pemkot Surabaya nantinya membuat posko di sekitar Jembatan Suramadu. Posko tersebut juga dilengkapi mobil puskesmas untuk swab test. ’’Minimal mereka takut kalau diswab, di-rapid test saja sudah takut. Nanti kami tulisi tes swab gratis. Swab massal, paling tidak supaya tidak ada kerumunan di sana,’’ ujarnya.

Ia berharap selama Natal dan Tahun Baru 2021 ini tidak ada lonjakan lagi kasus positif di Surabaya karena sudah kini ada penurunan angka Covid-19 hingga masuk zona oranye.

’’Syukur-syukur jika ke depannya bisa segera hijau dan segera terangkat pandemi ini. Apalagi nanti kalau vaksin datang, itu pasti bisa membantu sekali. Makanya saya keliling ini berkomunikasi untuk sama-sama melakukan pengamanan Surabaya ke depannya,’’ katanya.

Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto S.I.K. saat menemui Gubernur Jatim menegaskan, akan memberlakukan jam malam mulai jam 23.00 sampai 04.00 kita lakukan penyekatan-penyekatan termasuk yang ke arah surabaya. Kita akan tetap memberlakukan jam malam sampai dengan tanggal 8 januari. Kita siapkan rapid tes, manakala ada masyarakat yang di jalan akan kita rapid tes, manakala ada yang reaktif akan kita karantina di diklat atau balai latihan kerja yang sudah disiapkan” tegasnya.

Sementara itu Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron bersama Forkopimda Bangkalan menemui Gubernur Jawa timur Khofifah Indar Parawansa bersama forkopimda Prov Jatim yang sedang memantau situasi malam tahun baru di Suramadu tol gate sisi Madura. Kamis malam (31/12/20).

Menurut Ra latif biasa beliau dipanggil, masyarakat tetap mematuhi peraturan pemerintah demi kepentingan bersama agar terhindar dari penyebaran Covid-19. ” Saya berharap masyarakat mematuhi aturan pemerintah baik pusat, provinsi hingga kabupaten karena ini demi kepentingan kita bersama. Di tengah-tengah pandemi ini kita harus menjaga diri, lingkungan dan warga sekitar” katanya. dbs

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *