Suami Mengamuk Hajar Istri dan Mertua

Suami Mengamuk Hajar Istri dan Mertua

Bintang Pos, Trenggalek – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Trenggalek dilaporkan ke polisi karena menganiaya istri dan mertuanya sekaligus, hingga salah satu korban mengalami pendarahan di bagian kepala.
Kasubbag Humas Polres Trenggalek, AKP Siti Munawaroh, Minggu mengatakan, pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diidentifikasi bernama Adi Triono (54) tersebut telah dimintai keterangan atas penganiayaan yang dilakukannya.

“Korban yang melaporkannya, untuk pelaku sudah diperiksa oleh tim penyidik di unit PPA (perlindungan perempuan dan anak),” terang Siti.

Ia tak menjelaskan akhir dari tindak pidana yang diatur dalam peraturan perundangan khusus tersebut.

Siti hanya mengisyaratkan bahwa tindak lanjut penanganan perkara tersebut sangat bergantung pada sikap dari pihak korban selaku pelapor.

Jika laporan dicabut, pihak bersengketa dianggap memilih islah. Tetapi jika tidak (dicabut), polisi biasanya akan meneruskan kasus/perkara tersebut hingga ke ranah pengadilan.

“Motif (penganiayaan)-nya juga sedang kami dalami,” ujarnya.

Sebagaimana kronologi yang dilaporkan, penganiayaan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di rumah korban di RT 01 RW 01 Dusun Rejosari, Desa Salamrejo, Kecamatan Karangan, Trenggalek.

Saat itu tiba-tiba Adi Triono datang sambil uring-uringan tanpa sebab. Pelaku dengan beringas berusaha menganiaya ibu korban, namun dicegah oleh istrinyai, Mintartik (48).

Naas, upaya melerai itu justru membuat Adi semakin kalap dan balik menghajar istrinya sendiri hingga jatuh tersungkur dengan kepala membentur batu.

Anak korban, Nova Rosianita mencoba menolong ibunya, namun oleh pelaku korban diancam hingga membuatnya ketakutan.

Amuk Adi Triono akhirnya berhasil diredam setelah beberapa tetangganya berdatangan. Korban saat itu juga dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis, dan kemudian melaporkan kasus terebut ke pihak berwajib. (ant)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *