Siswa SD Lapor Alami Pelecehan Seksual

Siswa SD Lapor Alami Pelecehan Seksual

Bintang Pos, Pamekasan – Seorang siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jungcangcang VI, Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Kota Pamekasan, Mawar (Nama samaran, 12), mengalami pelecehan seksual. Ironisnya, pelaku adalah seorang guru berinisial AR.

Orang tua Bunga yang berinisial E, menceritakan peristiwa itu pertama kali ia ketahui dari diary anakanya, sebab anak yang biasanya ceria tetapi tiba-tiba selalu murung, ketika ditanya, Mawar justru tidak menjawab dan hanya diam saja.

“Dia hanya pegang diary, setelah saya baca diarynya ternyata dia menulis peristiwa pelecehan itu dalam diarynya, intinya dia telah mengalami pelecehan seksual oleh gurunya,” katanya, Jumat (06/09/2013).

Mengetahui anaknya menjadi korban, akhirnya ia mendatangi sekolah untuk bertemu dengan pihak sekolah serta guru yang diduga melakukan pelecehan tersebut. “Tujuan saya kesini untuk bertemu dengan pihak sekolah, serta guru yang telah melakukan pelecehan terhadap anak saya, sebab sampai saat ini anak saya tidak mau masuk sekolah lagi, dan minta pindah dari sekolah ini,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, bila tidak ada respon dan tindakan dari pihak sekolah, maka ia akan melaporkan peristiwa itu kepada pihak kepolisian. “Biar tidak ada korban lagi, tetapi saya akan tunggu, apa respon dari pihak sekolah terhadap guru itu, kalau tidak ada tindakan, nanti pasti kita laporkan,” ungkapnya.

Menanggapi tuduhan itu, guru berinisial AR, membantah telah melakukan pelecehan terhadap Mawar, justru ia mengatakan, ia dan Mawar sangat dekat sebagai murid dan guru. “Itu tidak benar, saya tidak pernah melakukan itu, saya ini adalah gurunya waktu masih kelas 3, sekarang kan dia sudah kelas 6, tetapi saya tetap dekat sebagai guru dan murid,” bantah AR.

AR juga mengatakan, tuduhan itu sengaja dibuat-buat untuk menghancurkan nama baiknya, sebab dia merasa tidak melakukan apa yang dituduhkan kepadanya. “Kalau saya mau, ngapain saya melakukan itu dengan siswa yang masih anak-anak itu,” katanya.

Saat ditanya, terkait tulisan Mawar dalam diary, yang menyatakan dirinya telah menjadi korban pelecehan seksual oleh dirinya. AR justru mengatakan bahwa Mawar telah berbohong. “Itu bohong, itu tidak benar, tulisan itu mengada-ngada,” tegasnya.

Bahkan AR mengungkapkan, bila dirinya dilaporkan ke pihak kepolisian atas tuduhan telah melakukan pelecehan seksual kepada siswanya, dirinya siap menghadapi tuntutan orang tua Mawar.

Menanggapi laporan dari orang tua siswa itu, mewakili Kepala Sekolah SDN Jungcangcang IV, Amin Jakfar mengatakan, pihaknya sangat terkejut atas laporan tersebut, dan pihaknya akan menindak lanjutinya. “Kami sangat terkejut atas laporan ini, tetapi akan kami tindak lanjuti,” katanya.

Lebih lanjut ia berharap, agar ada penyelesaian terbaik atas laporan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh salah satu guru di lembaganya. “Kalau memang benar dan terbukti, guru yang bersangkutan melakukan pelecehan seksual, maka akan kami serahkan ke Dinas Pendidikan,” pungkasnya.(brj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *