Sisa Perkara 2014 yang Terendah

Sisa Perkara 2014 yang Terendah

Jakarta – Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali mengatakan, sisa perkara selama 2014 sebanyak 4.515 perkara. Angka itu merupakan terendah sepanjang sejarah.

“Ini bisa dibandingkan pada 2004 yang masih sisa perkara mencapai 20.314 perkara, sedangkan pada 2014 hanya tersisa 4 ribu perkara. Jadi ini terendah sepanjang sejarah,” kata Hatta Ali dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (7/1/2015).

Dia mengungkapkan pada 2014 MA telah menerima 12.511 perkara atau meningkat 1,41 persen dibandingkan dengan 2013 yang berjumlah 12.337 perkara. Sisa perkara 2013 mencapai 6.415, sehingga jumlah perkara yang ditangani selama 2014 mencapai 18.936.

“Sejumlah inovasi dan kebijakan yang dilahirkan oleh MA berkaitan dengan proses penyelesaian perkara telah menguntungkan para pencari pengadilan,” ujarnya.

Hatta menambahkan, dalam mempercepat penyelesaian perkara, pihaknya mengeluarkan kebijakan MA berupa SK KMA nomor 119/KMA/SK/VII/2013 tentang Penetapan Hari Musyawarah dan Ucapan pada Mahkamah Agung RI serta SEMA Nomor 1 Tahun 2014 Perubahan atas SEMA nomor 14 tahun 2010 tentang dokumen elektronik sebagai kelengkapan permohonan kasasi dan Peninjauan Kembali.

“Kedua aturan tersebut membawa sistem penyelesaian perkara yang baik di 2014,” kata Hatta. kmp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *