SBY Marah, Pejabat Kurang Cepat dari Sosial Media

SBY Marah, Pejabat Kurang Cepat dari Sosial Media

Bintang Pos, Jakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) marah kepada seluruh jajaran menteri seperti Menkumham, Menko Polhukam, Kapolri, Panglima TNI, dan Menko Perekonomian terkait kerusuhan Lapas Tanjung Gusta Medan, Sumatra Utara.
Kemarahan tersebut ditunjukkan dalam rapat terbatas di Landasan Udara Halim Perdanakusuma terkait kasus kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta, Medan dan soal harga daging sapi, Sabtu (13/7/2013).

Kemarahan SBY itu dipicu oleh kasus kebakaran Lapas Tanjung Gusta di Medan, Sumatra Utara. Pasalnya dalam kasus itu SBY menilai jajaran menteri yang terkait lamban untuk merespon.

Bahkan SBY mengaku tidak dapat informasi langsung dari Menkumham terkait insiden tersebut. Informasi yang diperoleh SBY justru dari televisi internasional dan sosial media seperti twitter dan facebook.

“Harus sama cepatnya, bahkan kalau bisa lebih cepat. Saya juga ikuti pemberitaan di sosial media, sehingga realtime bisa tahu,” ujar SBY dalam rapat terbatas di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (13/7/2013).

SBY mengeluhkan respon dari jajaran menteri dan pejabat-pejabat terkait yang lamban dalam memberikan informasi kasus di Lapas Tanjung Gusta sangat lamban. Bahkan SBY baru menerima laporan soal kasus tersebut setelah 10 jam insiden itu terjadi.

Padahal sebagai kepala negara harusnya menerima informasi lebih dulu dari para pejabatnya agar bisa langsung disikapi untuk mencari solusi.

“Saya tunggu respons dan reaction time itu kurang cepat, daerah pusat Medan dan kita. Sepuluh jam tanpa official statement itu tidak bagus,” tegasnya.(bjt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *