Sayap PKB Pastikan Dukung SAS

Sayap PKB Pastikan Dukung SAS

Bintang Pos, Kediri – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Kediri yakin dukungan Pergerakan Perempuan PKB, sebagai sayap partai kepada pasangan calon walikota Kediri Samsul Ashar-Sunardi (SAS), sudah bulat. Tidak ada satupun pengurus dan anggota PP-PKB yang mendukung calon lain.

“Insya Allah semua kompak bulat dukung calon yang diusung PKB yaitu, pak Dokter Samsul Ashar. Calon yang didukung oleh para kiai,” tegas Ketua DPC PKB Kota Kediri Abdul Muid Soib usai acara Harlah PKB ke-2 di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Kota Kediri, Sabtu (27/7/2013) petang.

PP-PKB merupakan salah satu sayap PKB yang didalamnya didominasi oleh kaum muslimat Nahdlatul Ulama (NU). Di Kota Kediri, jumlah mereka kurang lebih 300 orang. PKB memastikan tidak ada, diantara mereka yang mendukung calon lain, meskipun kepada Ketua Muslimat NU Lilik Muhibah, calon wakil walikota Kediri pasangan dari Abdullah Abu Bakar.

“Konsolidasi terus menerus kita lakukan. Mulai dari kemarin, kita sosialisasikan pak Dokter, nomor urut empat. Selain itu, kita juga menggelar rapat pertemuan, dan turun ke bawah, baik kepada kader maupun simpatisan PKB dan PP-PKB dan Garda Bangsa,” beber Gus Muid, sapaan akrabnya.

Selain melakukan konsolidasi terhadap kader, simpatisan dan sayap partai, PKB Kota Kediri juga semakin intensif melakukan komunikasi dengan NU. Pendekatan dilakukan secara terus-menerus dan berkesinambungan hingga pada tataran ranting bawah.

Perlu diketahui perolehan suara PKB di Kota Kediri, pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2009 cukup fantastis yaitu, mencapai 15.000. PKB optimis, suara tersebut akan tersalur untuk pasangan SAS, pada Pilwali Kediri, 29 Agustu 2013 mendatang.

Acara Harlah PKB sendiri berlangsung di Gedung GNI. Acara dikemas dalam bentuk pembacaan tahlil dan buka puasa bersama. Dihadiri oleh pengurus DPW PKB Jawa Timur, DPC PKB Kota Kediri, Anggota DPRD dari PKB Kota Kediri dan ratusan kader, simpatisan PKB. Hadir pula, Walikota Kediri Samsul Ashar.

Tema yang diusung pada acara tersebut “Indonesia Lahir Batin”. Gus Muid menjelaskan, makna dari tema yang diambil tersebut adalah semua warga PKB mencintai bangsa Indonesia secara lahir maupun batin.

“PKB sudah memasuki usia yang ke-15 tahun. Deklarasi partai ini dilakukan oleh kiai-kiai tersohor, diantaranya Gus Dur (Mantan Presiden RI KH. Abdurrahman Wahid), KH. Ilyah Muhyat, KH. Munasir, KH. Mustofa Bisri dan masih banyak lagi. Tujuan berdirinya PKB ini taklain untuk menjadi saluran aspirasi warga NU,” terang Gus Muid.

Masih katanya, PKB berdiri untuk memperjuangkan visi dan misi Ahli Sunnah Wal Jamaah. Diusianya yang ke-15 tahun, terus Gus Muid, PKB menjadi partai yang baleq. Artinya, cepat untuk mencapai cita-citanya, sebagaimana isi dari tema yang diambil dalam harlah kali ini.

Terpisah, Walikota Samsul Ashar melihat trend PKB terus mengalami peingkatan. Dirinya berharap, peningkatan tersebut terus didorong dengan formula S3 yaitu, Senyum, Sapa dan Salam.

“Dengan S3, panjengan semua (kader dan simpatisan PKB) akan dilihat banyak orang, akan didatangi banyak orang. Jangan sampai membiarkan tetangga yang susah, harus saling peduli,” kata Samsul dalam pesan moralnya.(bjt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *