Razia KTP, Satpol PP Dilempar Batu

Razia KTP, Satpol PP Dilempar Batu

Bintang Pos, Surabaya–Tidak membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau lainnya di saat bepergian, maka jangan menyesal jika terjaring razia Yustisi seperti yang dilakukan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya. Seperti razia pada Sabtu (13/4/2013) malam, dari Taman Bermain Jalan Raya Gubeng, terdapat pasangan yang kekasihnya harus dibawa petugas lantaran tidak mengantoni identitas sama sekali.

Usai mendapatkan orang tidak mengantongi KTP, akhirnya razia Yustisi dilanjutkan ke lokasi taman bermain lain. Yaitu Taman Bungkul, di sana petugas mengamankan 40 orang tanpa bisa menunjukan KTP. “Saya pikir tidak ada apa-apa dan rumah saya dekat, jadi nggak bawa KTP,” aku Yunita, warga Darmokali.

Meskipun banyak alasan tidak mengantongi identitas atau KTP, petugas Satpol PP tetap menindak untuk memproses pelanggarannya. Selama dua jam di Taman Bungkul, Razia dilanjutkan ke Darmo Park hingga petugas mengamankan puluhan pemuda-pemudi tak ber-KTP dan juga anak perempuan di bawah umur.

Namun, razia di Darmo Park yang terkenal banyaknya cafe-cafe yang menjual minuman keras oplosan (cukrik), petugas sempat mendapatkan lemparan batu dari gerombolan pemuda mabuk yang merasa tidak senang atas kehadiran petugas untuk melakukan razia.

“Benar tadi sempat ada insiden pelemparan batu ke petugas, namun pelaku pelempar batu tidak bisa diamankan akibat kondisi gelap,” kata Joko Wiyono, Kasi Pengawasan Satpol PP Surabaya, Minggu (14/4/2013) dini hari.

Joko menambahkan, meskipun adanya insiden pelemparan batu, untungnya tidak ada yang mengenai petugas. Dan razia Yustisi ini akan tetap terus dilakukan. “Dari tangkapan ini saja masih saja orang tidak mengantongi KTP, jadi razia akan tetap dilakukan terus,” papar Joko.(bjt-kba)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *