Publik yang Harus Melerai Kampanye Hitam

Publik yang Harus Melerai Kampanye Hitam

Jakarta  – Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengatakan, kampanye hitam semakin masif dan mengerucut oleh setiap kubu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Apalagi, lanjut Siti, hari pemilihan presiden semakin dekat dan waktu untuk menarik pemilih semakin sedikit.

“Sekarang ini sudah mulai mengerucut, ‘menguliti’, ‘menelanjangi’, siapa kubu masing-masing. Kalau di sana dibuka, di sini buka,” ujar Siti Zuhro di Menteng, Jakarta, Rabu, (2/7/2014).

Siti mengatakan, kampanye tersebut tidak dapat dihentikan dengan cara salah satu pihak mengalah atau tidak melakukan hal yang sama.

“Tidak mungkin selesai dengan salah satu pihak berhenti. Tidak mungkin misalnya yang sini melakukan hal kurang bagus-bagus, terus yang sana melakukan hal yang lurus-lurus saja dengan hal positif, tidak mungkin. Jadi akan saling menimpali,” ujar Siti.

Siti menambahkan, hanya peran masyarakat yang bisa meminimalkan kampanye hitam.

“Yang ini publik yang harus melerai, menyaring informasi yang didapatkan, karena nanti yang kita akan dapat hanya info yang negatif, tidak positif. Itu yang sebetulnya menyesatkan. Ini tidak bisa dielakkan antarmereka melakukan itu,” ujar Siti.kms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *