Prabowo: Indonesia Tak Boleh meminta Asing

Prabowo: Indonesia Tak Boleh meminta Asing

Jakarta – Prabowo Subianto menyebut Koalisi Merah Putih yang dibentuk oleh Partai Gerindra, PKS, PPP, PBB, PAN, dan Golkar untuk mengusung dirinya dan Hatta Rajasa menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia merupakan sebuah koalisi yang bersumber dan bermandat dari rakyat.

Untuk itu, kepercayaan yang telah diberikan oleh rakyat itu harus digunakan untuk memakmurkan rakyat kembali.
“Koalisi Merah Putih yang kita bangun ini adalah suatu koalisi yang bermandat dari rakyat. Kepercayaan itu, kita gunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” ujar Prabowo di hadapan ribuan kader PKS yang mengikuti acara Konsolidasi Nasional Pemenangan Pilpres 2014 Prabowo-Hatta di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Pusat.
Dalam pidatonya, Prabowo menjelaskan impiannya tentang Indonesia yang mandiri dan berjaya di masa depan dengan rakyat yang hidup secara makmur, layak, dan terhormat.
“Kita percaya, kekayaan bangsa kita bisa digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Bangsa Indonesia harus bisa hidup dengan layak, terhormat, terampil dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa kehilangan akhlak keimanan.”
“Kita ingin jadi negara yang bisa memberi makan kepada rakyat dan tidak meminta-minta kepada negara lain,” ujar Prabowo, yang langsung diambut oleh teriakan takbir ‘Allahu akbar’ dan ‘Merdeka!’ dari seluruh kader PKS yang hadir.
Namun demikian, dalam kebijakan politik luar negerinya nanti, Prabowo menjelaskan, bukannya akan mengajak bermusuhan dengan bangsa lain. Ia hanya menekankan bahwa bangsa Indonesia harus memiliki kendali yang lebih tinggi atas kekayaan yang dimilikinya sendiri.
“Tuhan telah membentuk karakter bangsa Indonesia sebagai sebuah bangsa yang ramah. Saya tidak mengajak untuk membenci bangsa lain. Agama Islam tidak mengajarkan itu. Kita ingin belajar dan bersinergi dengan bangsa lain. Kita tidak mau mendominasi bangsa lain, tetapi jangan sampai malah kita sendiri yang didominasi oleh bangsa lain,” tegasnya.
Pujian terhadap PKS
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga sempat melontarkan kata-kata pujian terhadap partai yang sudah resmi mengusung dirinya untuk menjadi calon presiden itu.
“Tokoh PKS orangnya cerdas-cerdas, pintar-pintar. Yang paling saya lihat, sewaktu saya kampanye dengan Pak Anis, kader-kader PKS itu militan dan disiplin,” ujarnya.
Dengan nada bergurau, ia bahkan sempat menyatakan keinginannya agar kader-kader di partainya, Gerindra, bisa dilatih oleh PKS agar memiliki kepribadian yang cerdas dan juga disiplin.
“Gerindra itu partai kebangsaan. Orangnya santai. Ini sesuatu yang kita perlu belajar. Saya mau nyontek. Bagaimanalah caranya kader Gerindra bisa dilatih di situ,” ucap Prabowo yang langsung disambut gelak tawa oleh seluruh kader PKS yang hadir.
Prabowo pun sempat menyatakan apresiasinya atas koalisi yang dilakukan oleh Partai Gerindra dengan PKS. Ia menyebutkan, dia yakin bahwa Koalisi Merah Putih merupakan jalan dari Allah untuk PKS, Partai Gerindra, dan empat parpol lainnya untuk bisa memimpin Indonesia.
“Saya menemukan komitmen kebangsaan, keadilan, demokrasi, kesejahteraaan bangsa, nilai-nilai yang sama yang ada di PKS diperjuangkan juga di Gerindra. Niat kita adalah ingin berbakti dan mengabdi. Kita tidak cari sesuatu untuk diri kita sendiri. Penggabungan koalisi pun terjadi dengan begitu cepat dan lancar tanpa sesuatu halangan. Saya yakin, ini adalah jalannya dari Allah SWT,” ujar Prabowo.
Terakhir, Prabowo tak lupa berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh PKS kepada dirinya dan Hatta Rajasa untuk maju menjadi capres dan cawapres yang didukung oleh mereka di Pilpres.
“Terima kasih atas kehormatan, kepercayaan, dan dukung yang diberikan kepada saya dan Pak Hatta Rajasa. Insya Allah, bersama-sama kita bisa berbuat baik untuk rakyat dan bangsa yang kita cintai,” kata Prabowo. vns

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *