Polri Dalami Keterlibatan Bayu di Jaringan Teroris Yogyakarta

Polri Dalami Keterlibatan Bayu di Jaringan Teroris Yogyakarta

Bintang Pos, Jakarta – Mabes Polri mengatakan masih terus mendalami keterlibatan salah satu terduga teroris, Bayu Dwi Ardianto, dalam jaringan teroris Yogyakarta.

Pria yang akrab disapa Bayu itu turut diringkus oleh anggota Densus 88, karena diketahui sedang bersama salah satu buron DPO (daftar pencarian orang), Muh Syaiful Sabani.

Hal itu diungkap Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri, Kombes Pol Agus Rianto, dalam jumpa wartawan di gedung Kadiv Humas, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, hari ini.

Agus tegas membantah bahwa polisi asal menangkap Bayu. “Sampai saat ini, untuk terduga ‘B’ keterkaitannya dengan DPO masih terus didalami. Sesuai dengan UU Tindak Pemberantasan Teroris, Polri memiliki waktu 7X24 jam untuk mengungkap penanganan kasus yang tengah ditangani,” terang Agus.

Sejauh mana keterlibatan Bayu dengan DPO, akan disimpulkan tujuh hari ke depan.

“Penyelidikan terhadap ‘B’ akan terus diintensifkan untuk memperoleh informasi, sehingga nantinya penyidik dapat menentukan apakah ada keterkaitan di antara keduanya,” imbuh Agus.

Sementara untuk DPO Muh Syaiful Sabani alias Ipul, Polri sudah memiliki data lengkap keterlibatannya dalam jaringan teroris. Agus menyebut, Ipul terlibat dalam aksi perencanaan gedung Kedutaan Besar Myanmar yang akan dilakukan beberapa waktu lalu.

Namun, rencana itu gagal terlaksana, karena Densus 88 berhasil menangkap teman-teman jaringan Ipul di Benhil, Jakarta.

“Mereka itu sama-sama ikut membuat bom, mencari dana, dan juga perencanaan kegiatan yang dibuat bersama kelompoknya,” ujar Agus.

Saat ditanyakan apakah ada kemungkinan Ipul juga terkait dengan aksi peledakan Wihara Ekayana pada 4 Agustus kemarin, Agus memberikan sinyalemen bisa saja saling terkait.

“Apabila dilihat polanya, kecil kemungkinan kelompok seperti ini dapat berdiri sendiri. Biasanya akan ada keterkaitan dengan pihak lain,” kata dia.(viv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *