Polisi Belum Mampu Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis Malang Post

Polisi Belum Mampu Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis Malang Post

Bintang Pos, Surabaya – Kasus kekerasan yang menimpa jurnalis Malang Post Ira Ravika belum terkuak. Meski sudah tiga bulan, namun polisi hingga saat ini belum mampu mengungkap motif, dan siapa pelaku penyerangan itu.
Minimnya saksi yang melihat langsung peristiwa kekerasan yang terjadi, Rabu (9/1/2013) itu, menjadi alasan sulitnya mengungkap identitas pelaku.

“Tidak ada saksi yang melihat langsung kejadian itu,” kata Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Arief Kristanto kepada wartawan, Kamis (25/4/2013).

Arief baru menjabat Kasatreskrim POlres Nalang ini mengaku, upaya menuntaskan kasus tersebut tetap menjadi prioritas. Meski, kendala besar tak seorang pun mengenali ciri-ciri pelakunya.

“Kita upayakan untuk menuntaskan kasus ini,” tegas Arief.

Sementara, Ira Ravika sendiri hanya bisa pasrah atas lambannya penanganan kasus penganiayaan yang menyebabkan lengan kanannya patah.

Ia juga menyadari, jika dia tak melihat jelas pengendara motor yang menendangnya hingga tersungkur di jalan raya saat peristiwa itu. “Saya juga tak mengenali ciri-ciri pelaku atau motor yang dikendarainya,” sesal Ira terpisah.

Karenanya, gadis berusia 33 tahun itu sanksi kasus yang menimpa dirinya bisa terungkap dengan cepat. “Ya itu minim saksi,” tuturnya.

Setidaknya lima orang saksi telah dimintai keterangan sebagai bahan penyelidikan Polres Malang Kota.

Ira Ravika, jurnalis Malang Post menjadi korban tindak kekerasan pada, Rabu (9/1/2013) sore. Perempuan berusia 33 tahun itu jatuh tersungkur dari motornya setelah ditendang orang tak dikenal di kawasan Oro-oro Dowo, Kota Malang.

Akibatnya, Ira sapaan akrab kuli tinta itu harus dilarikan ke IRD Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) untuk mendapatkan perawatan medis, karena luka patah tulang pada tangan kanannya.

Kejadian yang menimpa jurnalis asal Banyuwangi ini diduga terkait pemberitaan.(det-pgh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *