PKB yakin KPU lolos Khofifah-Herman di Pilgub Jatim

PKB yakin KPU lolos Khofifah-Herman di Pilgub Jatim

Bintang Pos, Surabaya – DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur tetap meyakini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim akan meloloskan pasangan calon gubernur (cagub) yang didukungnya, Khofifah Indar Parawansa dan Herman Surjadi Sumawiredja (BerKaH) di Pilgub Jatim 2013.

Hal ini terkait adanya dualisme dukungan ganda dari dua parpol non parlemen, PPNUI dan PK yang sama-sama mendukung pasangan BerKaH dan pasangan incumbent, Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa).

Pihak Ketua Umum kedua partai sama-sama mendukung BerKaH dan Sekrtaris Jenderal kedua partai sama-sama mendukung KarSa.

Ketua DPW PKB Jatim, Halim Iskandar menegaskan Khofifah-Herman akan lolos jadi pasangan calon gubernur-wakil gubernur.
“Menentukan hal ini indikasinya kan banyak. Seperti salah satu peraturan KPU dimana yang mendaftar pertama kali itu yang akan dipertimbangkan. Lah kita kan daftar pertama, kuncinya disitu,” katanya saat ditemui LICOM di sela-sela acara pembekalan para caleg PKB Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Jumat (05/07/2013).

Saat ditanya apakah nantinya Khofifah-Herman dinyatakan tidak lolos oleh KPU, Gus Halim (sapaan akrab Halim Iskandar) menegaskan pihaknya tidak akan menyiapkan strategi alternatif. “Nggak ada alternatif kita. Nggak ada skenario terburuk, yakin lolos,” tegasnya.

Meski nantinya sudah dinyatakan lolos, pihak Khofifah juga akan tetap mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait banyaknya upaya penjegalan pencalonan Khofifah-Herman yang dilakukan pasangan lain.

“Kalau itu (menggugat) tetep. Namanya perang itu kan harus ada bumpernya. Tapi itu bukan opsi terjelek, ga ada opsi terjelek itu,” tandasnya.

Kasus dukungan ganda ini membuat pihak KPU Jatim harus bekerja ekstra keras untuk mencari tahu dukungan mana yang dianggap sah. Untuk memutuskan hal ini pihak KPU juga minta bantuan langsung kepada KPU Pusat.

Keputusan terakhir akan dikeluarkan lewat rapat pleno yang akan digelar pada 8-14 Juli mendatang. (lensa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *