Penculikan Massal di Mexico City, 11 Anak Muda Hilang Misterius

Penculikan Massal di Mexico City, 11 Anak Muda Hilang Misterius

Bintang Pos, Surabaya – Aksi penculikan massal terjadi di wilayah Meksiko. Dilaporkan 11 muda-mudi menghilang tanpa jejak dari sebuah bar di Zona Rosa, Mexico City.

Seperti dilansir Fox News, Jumat (31/5/2013), insiden ini terjadi pada Minggu (26/5) pagi di sebuah bar yang ada di dekat Paseo de la Reforma, yang merupakan jalan raya utama di wilayah tersebut dan hanya berjarak sekitar 1,5 blok dari Kedutaan Besar AS.

Rombongan anak muda tersebut diminta oleh manajer bar untuk meninggalkan bar pada pukul 10.00 dengan alasan akan digelar pemeriksaan polisi di bar tersebut. Namun ketika rombongan tersebut ada di jalan, tiba-tiba sekelompok pria bersenjata mencegat mereka dan memaksa anak-anak muda tersebut masuk ke dalam mobil.

Saksi mata menuturkan, ada tiga mobil SUV yang digunakan dalam aksi tersebut. Menurut saksi, ada lambang kepolisian pada mobil-mobil tersebut.

Namun polisi membantah mereka ada di balik insiden ini. Dengan demikian, pelaku penculikan ini masih tidak jelas. Dugaan sementara, penculikan anak-anak muda ini terkait dengan geng kriminal.

Total ada 6 pemuda yang berusia 20-an tahun, seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun dan 4 gadis yang menghilang hingga saat ini. Pada Kamis (30/5) waktu setempat, para orangtua korban menggelar unjuk rasa ke gedung Departemen Dalam Negeri untuk mendesak pemerintah mengusut kasus ini lebih serius.

“Bagaimana bisa sebegitu banyak orang menghilang begitu saja, saat pagi hari pula?” ucap salah satu ibunda korban, Josefina Garcia.

“Polisi mengatakan mereka tidak menangkap mereka, lalu apa, apakah bumi terbuka dan menelan mereka semua?” imbuhnya. Para orangtua korban ini juga sempat mendatangi bar yang menjadi lokasi kejadian dan meminta rekaman CCTV saat kejadian berlangsung.

Penculikan massal tergolong jarang terjadi di ibukota Mexico City, namun sering terjadi di wilayah lainnya terutama wilayah yang menjadi operasional kartel narkoba dan geng kriminal. Terhadap kasus ini, aparat setempat menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Awalnya, sepertinya tujuan para pelaku bukan untuk menculik mereka tapi merampok. Namun akhirnya pelaku menculik mereka semua,” tutur seorang pejabat dari kantor jaksa setempat yang enggan disebut namanya. (dtk)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *