Pemilu 2014 Perlu Pengawasan Lebih Ketat

Pemilu 2014 Perlu Pengawasan Lebih Ketat

 DENPASAR – Pengamat politik dari Universitas Udayana (Unud) Denpasar, Tedi Erviantono mengingatkan pentingnya pengawasan yang lebih ketat untuk menjamin kualitas demokrasi pada Pemilu 2014.“Panwaslu dan masyarakat harus melakukan pengawasan lebih ketat untuk menghindari terjadinya konflik,” kata pengajar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unud itu di Denpasar, Sabtu (7/12).

Ia memprediksi persaingan antarpartai politik peserta Pemilu 2014 lebih ketat. Perilaku politikus yang mengandalkan politik transaksional, juga tidak akan berubah.

“Persaingan antarcaleg lebih memanas dan tidak akan bisa dilepaskan dari praktik politik uang,” ujar Tedi.

Meskipun parpol besar diperkirakan masih akan mendominasi perolehan suara pada Pemilu 2014, dia mengingatkan parpol kecil dan parpol baru tidak bisa dipandang sebelah mata. “Parpol besar memang lebih mendominasi, namun parpol baru bisa menjadi kuda hitam,” katanya.

Tedi memperkirakan persaingan ketat akan terjadi pada Partai Golkar, PDIP, Partai Demokrat, PAN, dan Partai Nasdem.rol

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *