Pemerintah segera telisik tingginya harga daging sapi

Bintang Pos, Jakarta  – Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Hatta Rajasa meminta laporan guna menyelidiki masih tingginya harga daging sapi meskipun telah diantisipasi dengan melakukan impor.

“Saya akan minta laporan dulu, saya nggak mau menduga-menduga, bisa saja ke Kemendag, Kementan, mengapa kok tidak bisa turun, apakah distribusinya? Apakah sapinya tidak dipotong? Apakah memang persediaannya itu jauh dari permintaan, apakah itu meningkat tajam?” katanya di Jakarta, Kamis.

Harga daging di pasar kembali meningkat menjelang Lebaran. Harga daging sapi di Sukabumi, Jawa Barat, terus naik hingga mencapai rata-rata Rp120 ribu setiap kilogram pada H-1 Idul Fitri 1434 Hijriah, Rabu.

Sementara harga daging sapi di Ternate, Maluku Utara (Malut), memasuki H-1 Idul Fitri, naik dari harga Rp90 ribu per kg kini menjadi Rp130 ribu per kg.

Di Cirebon, Jawa Barat, sehari jelang Idul Fitri 1434 Hijriyah harga daging sapi kembali naik di sejumlah pasar tradisional di Cirebon, mencapai Rp120 ribu per kg.

Sedangkan harga daging sapi menjelang H-1 lebaran Idul Fitri 1434 Hijriyah di Kabupaten Biak Numfor, Papua, mengalami kenaikan mencapai Rp130 ribu dari sebelumnya Rp110 ribu/kg.

Pemerintah telah menargetkan agar harga daging sapi sekitar Rp80 ribu pada Lebaran, namun terbukti target ini tidak terpenuhi meskipun telah dilakukan impor daging sapi dari Australia.(ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *