Pembunuh dan Penyemen Bocah 3,5 Tahun Dituntut 20 Tahun Penjara

Pembunuh dan Penyemen Bocah 3,5 Tahun Dituntut 20 Tahun Penjara

Bintang Pos, Surabaya – Pembunuh dan penyemen bocah berumur 3,5 tahun masih menanti keputusan hakim PN Surabaya. Hanya saja, Solikin yang divonis gila tim psikiatri RS Bhayangkara Polda Jatim harus siap dituntut 20 tahun penjara.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) E Nugroho mendakwa Solikin dengan Pasal 340. Bahwa pembunuhan terhadap bocah 3,5 tahun bernama Fahri Husaini Romadhon telah direncanakan.

“Ada waktu beberapa saat dia (Solikin) memikirkan kembali perbuatannya. Jadi dia telah mempersiapkan dulu. Caranya, ketika melakukan harus bagaimana,” kata E Nugroho usai sidang di Ruang Sidang Sari II, PN Surabaya, Senin (10/6/2013).

Dakwaan Nugroho ini bukan tanpa alasan. Pasalnya Solikin mengaku ketika timbul perasaan ingin membunuh, dia sempat merancang kapan waktu yang tepat untuk melancarkan niatnya itu.

Solikin menunggu sampai ada momen dengan suasana rumah kosong. Benar saja, ketika peristiwa pembunuhan itu terjadi, keluarga Solikin sedang menghadiri acara pernikahan kerabatnya.

Tak hanya itu, Solikin menuturkan dirinya sempat berpikir, dengan cara apa dia akan menghabisi nyawa anak tetangganya itu.

“Selama persidangan, dia (Solikin) juga mengaku perbuatannya itu didorong oleh dendamnya kepada ayah korban (Misnawi). Dia merasa sakit hati,” tutur Nugroho.

Untuk diketahui, ulah Solikin yang membunuh anak tetangganya sendiri ini sempat membuat warga Jalan Endrosono gang VII geger. Solikin tega membunuh Fahri (3,5 tahun). Solikin bahkan membanting-banting kepala Fahri ke lantai serta tanah yang berbentuk cor, lebih dari 10 kali.

Solikin sempat menyimpan mayat Fahri di lorong sempit sebelah rumahnya. Untuk menghilangkan bau busuk, Solikin nekat melumuri jenazah Fahri dengan semen.(det)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *