Pembangunan Pelabuhan Pamekasan Telan Dana Rp300 Miliar

Pembangunan Pelabuhan Pamekasan Telan Dana Rp300 Miliar

Bintang Pos, Pamekasan – Pembangunan pelabuhan nasional di pesisir pantai utara Pamekasan, Pulau Madura, Jawa Timur, hingga kini menelan dana lebih dari Rp300 miliar, kata Bupati Achmad Syafii, Minggu.
“Khusus untuk tahun ini dana yang dialokasikan oleh pemerintah pusat untuk penyelesaian pembangunan pelabuhan itu sekitar Rp90 miliar,” katanya menjelaskan.

Menurut bupati, alokasi dana sebesar Rp300 miliar lebih untuk pembangunan pelabuhan nasional di pesisir pantai utara Pamekasan itu meliputi pengerukan, pembangunan dermaga itu sendiri, serta pembangunan pemecah ombak.

Ia memperkirakan akhir tahun 2013 ini pembangunan pelabuhan nasional tersebut akan selesai, sehingga pembangunan berikutnya adalah saranan pendukung, seperti pelebaran jalan menuju pelabuhan.

Pembangunan pelabuhan nasional di Pamekasan ini terletak di Desa Batukerbuy, Kecamatan Pasean.

Pembanguan pelabuhan ini dimulai sejak 2007 diatas lahan seluas 3 hektare. Bupati Achmad Syafii menyatakan, pembangunan pelabuhan nasional di Desa Batukerbuy, Kecamatan Pasean ini sebagai salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Madura, juga sekaligus sebagai program pendukung dalam pelaksanaan operasional Suramadu.

Ada berbagai fasilitas yang juga dibangun pemerintah di pelabuhan itu. Antara lain dermaga seluas 10 x 50 meter, causeway ukuran 8 x 76 meter, tempat parkir seluas 300 meter persegi, terminal 1.000 meter persegi, serta gedung perkantoran seluas 70 meter persegi.

Pelabuhan ini dirancang untuk berbagai jenis kapal barang, termasuk kapal dengan daya angkut lebih 350 gross ton juga bisa berlabuh di pelabuhan itu.

Bupati Pamekasan Achmad Syafii mengatakan, pelabuhan nasional di Desa Batukerbuy, Kecamatan Pasean, Pamekasan itu merupakan pelabuhan barang dan orang dari Madura menuju Kalimantan dan Sumatera dan sebaliknya.

“Dengan adanya pelabuhan nasional di Pamekasan ini yang jelas, Pamekasan akan lebih ramai dan wilayah pantura nantinya benar-benar akan menjadi kota kedua dari sisi pertumbuhan ekonomi,” kata Achmad Syafii. (ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *