Pembangunan Gedung DPRD Kota Malang Dikebut

Pembangunan Gedung DPRD Kota Malang Dikebut

Bintang Pos, Malang – Pembangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Malang terus dikebut agar pelantikan wali kota dan wakil wali kota terpilih bisa dilaksanakan di gedung tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasam Bangunan (DPUPPB) Kota Malang Dr Jarot Edi Sulistyono di Malang, Jumat, mengatakan target penyelesaian pembangunan gedung wakil rakyat tesrebutakhir Juli nanti.

“Kalaupun ada molornya sekitar satu atau dua pekan masih kita beri toleransi, sehingga pelantikan wali kota dan wakil wali kota terpilih hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) Mei lalu bisa dilaksanakan di gedung dewan,” tegas Jarot.

Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang terpilih Moch Anton-Sutiaji akan dilaksanakan 23 September mendatang bersamaan dengan berakhirnya masa jabatan Peni Suparto-Bambang Priyo Utomo sebagai wali kota dan wakil wali kota periode 2008-2013.

Untuk urusan pembangunan gedung, kata Jarot, memang menjadi tanggung jawab DPUPPB, namun untuk mebelernya menjadi tanggung jawab sekretarat DPRD (sekwan). “Tapi sekarang sudah mulai proses tender pengadaan kon,” kata Jarot, menegaskan.

Proses tender pengadaan mebeler sudah dibuka mulai Rabu (26/6) dengan nilai proyek sebesar Rp3.050.382.500. Evaluasi penawaran dilakukan pada 27 dan 28 Juni, evaluasi dokumen kualifikasi dan pembuktian kualifikasi pada 28 Juni hingga 2 Juli.

Lelang mebeler tersebut diikuti oleh sekitar 55 rekanan, namun ada 10 besar peserta lelang yang berhak mengikuti proses selanjutnya. Ke-10 rekanan yang lolos 10 besar itu di antaranya adalah CV Mustika Tirta Bayu, CV Global Technology Solution, CV Sukses Makmur Bersama serta CV Bakti Utama.

Selain membuka tender untuk pengadaan mebeler, Sekwan juga membuka lelang pengadaan pakaian dinas anggota DPRD Kota Malang 2013 dengan nilai Rp270 juta yang diikuti oleh 11 rekanan.

“Pakaian dinas itu nanti akan dikenakan pada saat pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang periode 2013-2018 23 September mendatang,” kata Sekwan Abdul malik.

Pembangunan gedung DPRD Kota Malang tersebut dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2012 dan 2013 sebesar Rp35 miliar.

Selama proses pembangunan gedung, para wakil rakyat tersebut berkantor di gedung Bakorwil Malang dan saat ini sudah hampir satu tahun menempati gedung tersebut.(ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *