Pebisnis Pesimistis Jelang Pemilu

Pebisnis Pesimistis Jelang Pemilu

Jakarta – Pebisnis pesimistis dalam berusaha di Indonesia selama beberapa bulan ke depan. Ada beberapa hal yang menyebabkan kepercayaan pebisnis berkurang, salah satunya adalah pemilu yang akan digelar April mendatang.Trade confidence index turun jadi 119,” kata Head of Global Trade and Receivable Finance HSBC Indonesia, Nirmala Saili, dalam acara “HSBC Global Connections Report and Indonesia Economic Outlook 2014” di Gedung WTC Tower 1, Jakarta, Kamis, 20 Maret 2014.

Menurut data HSBC, angka tersebut turun dari 122 pada semester pertama 2013 menjadi 119 pada semester kedua. Kondisi ini akan berlaku pada enam bulan ke depan.

Nirmala mengatakan bahwa angka tersebut masih terbilang positif, meskipun turun. “Walaupun turun, angkanya tetap berada di atas 100. Artinya, masih positif,” kata dia.

Alasan turunnya keyakinan pebisnis itu, karena pemilu. Mereka memilih melambatkan bisnisnya dan melihat siapa yang akan menjadi pemimpin di Indonesia.

“Kami tanya pebisnis, mereka bilang pelan-pelan. Lihat dulu, siapa pemimpinnya,” kata dia.

Kemudian, hal selanjutnya adalah depresiasi rupiah. Pelemahan rupiah yang sempat terjadi beberapa waktu lalu memperlambat pertumbuhan indeks kepercayaan pebisnis di Indonesia. “Depresiasi rupiah itu juga agak memperlambatconfidence index pebisnis Indonesia,” kata dia.

Laporan HSBC itu menyebutkan Indonesia akan mengalami pertumbuhan yang positif, meskipun pertumbuhannya diperkirakan 5,8 persen. “Kami tetap optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan pesat. Ke depan, ekspor akan tetap tumbuh, walaupun pertumbuhan pasar global belum pulih,” tutur Nirmala.vns

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *