PDIP Surabaya Klaim Megawati Rekomendasi Bambang-Said Abdullah

PDIP Surabaya Klaim Megawati Rekomendasi Bambang-Said Abdullah

Bintang Pos, Surabaya – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Surabaya mengklaim Ketua Umum Megawati Soekarnoputri memberikan rekomendasi untuk bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur jatuh ke Bambang Dwi Hartono dan Said Abdullah.


“Kami baru saja menerima kabar dan mendadak Bambang DH diminta datang ke Kantor DPP PDIP di Lenteng Agung, Jakarta, Jumat siang ini,” ujar Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono ketika dikonfirmasi, Jumat pagi.

Menurut dia, pilihan DPP PDIP menduetkan Bambang DH-Said Abdullah merupakan keputusan tepat. Apalagi partainya memiliki modal 17 kursi di DPRD Jatim dan berhak mendaftarkan satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur sendiri memberi aturan sebuah partai politik diperbolehkan mendaftarkan pasangan calon gubernur jika memiliki 15 kursi di DPRD Jatim atau setara 15 persen suara pada Pemilihan Umum Legislatif 2009.

Politisi yang akrab disapa Awi tersebut mengaku tidak terkejut jika Bambang DH dipercaya sebagai calon gubernur. Di samping pernah menjadi pemimpin daerah, Bambang juga merupakan kader murni partai.

“Bambang DH sejak awal dan darahnya PDI Perjuangan. Begitu juga Said Abdullah. Keduanya merupakan duet tepat untuk membangun Jawa Timur periode lima tahun ke depan,” katanya.

Tentang Said, Awi mengaku memiliki basis massa yang sangat kuat, khususnya di Madura dan kawasan Tapal Kuda. Sehingga, diprediksi warga Madura yang tersebar di provinsi ini bisa memilihnya.

“Apalagi, Said adalah tokoh nasional dan sekarang duduk di DPR RI. Dengan mencalonkan kader murni PDIP, kami yakin Pilkada Jatim mendatang bisa berhasil karena kuatnya akar rumput di daerah,” kata Anggota DPRD Surabaya tersebut.

Sementara itu, Bambang DH ketika dikonfirmasi mengaku jika dirinya dipanggil ke Jakarta dan diminta bertemu Megawati Soekarnoputri. Hanya saja, ia belum bisa memastikan maksud dan tujuan pemanggilannya di DPP.

“Saya dipanggil, tapi belum tahu kepastiannya. Meski ada kabar tentang rekomendasi, tapi saya belum bisa memastikannya,” ujar dia.

Wakil Wali Kota Surabaya tersebut mengaku sudah dua hari berada di Ibukota. Jika nantinya terpilih, lanjut dia, dirinya akan melaksanakan perintah partai dan siap menanggalkan jabatannya dan berkonsentrasi menuju Pilkada Jatim yang digelar 29 Agustus 2013.

“Sebagai kader, jika ditunjuk dan dipercaya partai maka tidak ada alasan untuk menolaknya. Apapun dan dimanapun tempatnya, saya siap mengabdi untuk partai dan berjuang demi kepentingan rakyat,” katanya. (ant-pgh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *