PDIP Optimalkan Kader Menangkan Pilgub Jatim

PDIP Optimalkan Kader Menangkan Pilgub Jatim

Bintang Pos, Tuban – Dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim yang akan digelar 29 Agustus 2013 mendatang DPD PDIP Jatim akan mengoptimalkan potensi kader sendiri untuk memenangkan pasangan, Bambang Dwi Hartono dan Said Abdullah, yang diusungnya partainya.  

Data dari DPD PDIP Jatim menyebut, saat ini terdapat 262.883 kader yang menduduki jabatan struktural di partai mulai pengurus tingkat ranting (desa) hingga DPD (provinsi). Selain itu Banteng bermoncong putih di Jatim telah menempatkan 19 kadernya pada jabatan Bupati/Wabup, maupun Walikota/Wakil Walikota.

Demikian ungkap, Wakil Ketua DPD PDIP Jatim, Bambang Dwi Hartono, kepada wartawan usai sosialisasi SK DPP PDIP tentang Pilgub Jatim dengan internal PDIP Tuban, di lapangan Desa Laju Kidul, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jatim, Sabtu (11/5/2013) siang. Kegiatan politik ini diikuti sekitar 2.000 kader, dan simpatisan PDIP di Kabupaten Tuban.

“Potensi yang dimiliki kader PDIP di Jatim akan kita optimalkan, mereka akan mengamankan SK DPP PDIP terkait dengan Pilgub Jatim mendatang,” tegas Wakil Walikota Surabaya yang dalam Pilgub Jatim 2013 berpasangan dengan putra Madura, Said Abdullah, itu.

Wakil Walikota Surabaya yang dalam Pilgub Jatim berpasangan dengan putra Madura, Said Abdullah, menambahkan, seluruh potensi kader yang ada di jajaran struktural harus taat terhadap keputusan DPP PDIP yang ditandatangani Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Jika 262.883 orang pengurus masing-masing bisa menggaet 25 orang, berarti potensi suara yang akan diraih bisa sekitar 6 juta dari total hak pilih Pilgub Jatim sekitar 15 juta orang.

Selain itu, PDIP juga telah menempatkan 34 kadernya menduduki jabatan pimpinan DPRD di 38 kabupaten/kota di Jatim. Mereka diharapkan bisa bersinergi dengan kader lain yang menduduki jabatan ekskutif di kabupaten maupun kota, untuk pemenangan Pilgub.

Bambang DH menampik, jika kegiatan sosialisasi kali pertama di Tuban ini dianggap sebagai kegiatan kampanye. Alasannya, kegiatan tersebut merupakan kegiatan internal partai untuk sosialisasi SK DPP PDIP tentang Pilgub Jatim.

“Justru incumbent  telah melakukan kampanye sejak empat tahun lalu, mereka banyak memasang baliho maupun kegiatan lain menyosialisasikan pencalonannya,” tegas Bambang DH yang telah mengundurkan diri sebagai Wakil Walikota Surabaya itu.

Pada bagian lain Bambang DH berpesan, agar semua kader PDIP untuk mewaspadai praktik kecurangan dalam Pilgub mendatang. Berpijak pada pengalaman pelaksanaan Pilgub Jatim 2008 silam hingga terjadi sengketa hingga ke ranah hukum di Mahkamah Konstitusi (MK). Itu terjadi karena terjadinya praktik kecurangan.

“Para kader harus mewaspadai mulai dari tentang jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap),  tahapan pencobloson, distribusi suara hasil colosan hingga sampai penghitungan suara mulai TPS sampai KPU,” tegasnya.

Dia tegaskan, praktik kecurangan dalam Pilgub sebelumnya tak boleh terjadi dalam Pilgub Jatim yang akan digelar akhir Agustus 2013 nanti. Untuk itu, seluruh kader PDIP diintruksi untuk bersama-sama mengawal jalannya Pilgub hingga menghasilkan pemimpin yang benar-benar sesuai aspirasi masyarakat.(sbu-pgh)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *