PDIP Jatim Populerkan “Jempol” untuk Menangkan BDH-Said

PDIP Jatim Populerkan “Jempol” untuk Menangkan BDH-Said

Bintang Pos, Surabaya – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan memopulerkan istilah dan tanda “Jempol” untuk memenangkan pasangan bakal Calon Gubernur Bambang Dwi Hartono-Said Abdullah (BDH-Said) dalam Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur 2013.
Wakil Sekretaris Tim Pemenangan BDH-Said, Ali Mudji, Kamis, menjelaskan dipilihnya tanda “jempol” sebagai ikon kemenangan karena merupakan salah satu organ tubuh yang sering dipakai sebagai simbol atau bahasa isyarat.

“Tanda ‘jempol’ dipilih karena juga tidak diskriminatif. Semuanya punya jempol, tidak peduli Laki-laki, perempuan, anak-anak, remaja, kakek, nenek. Apalagi jempol tidak membedakan suku, ras, etnik, bangsa, warna kulit, agama dan golongan,” katanya di sela peluncuran logo di Taman Bungkul Surabaya.

Tidak hanya itu saja, lanjut dia, “Jempol” juga menjadi panduan sikap kepemimpinan bagi BDH-Said sesuai dengan singkatan per huruf, yakni J berarti Jujur, E berarti “eling” (ingat/amanat dalam kepemimpinan), M artinya “mituhu” (taat aturan), P artinya “prigel” (cekatan), O artinya “open” (merawat) dan L artinya “loman” (murah hati).

Sementara, Bambang DH mengaku optimistis PDI Perjuangan mampu mewujudkan cita-cita mengantarkan kadernya untuk menempati jabatan sebagai orang nomor satu dan dua di Provinsi Jawa Timur.

“Apalagi sesuai hitungan nyata, jabatan struktur partai saja ada 2.600 lebih, jika itu dioptimalkan maka tidak sulit mengantarkan pasangan BDH-Said menuju kemenangan,” kata Wakil Wali Kota Surabaya tersebut.

Ia menjelaskan, untuk menuju Jatim menjadi provinsi yang maju dan bermartabat maka harus dikendalikan PDI Perjuangan yang sudah teruji dan terbukti kebijakannya berbasis kerakyatan.

“Perlu diketahui Jatim masih merupakan provinsi miskin di Indonesia. Untuk itu, dengan satu tekad harus disatukan untuk mengubah menjadi provinsi yang makmur dan bisa mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat kecil,” kata mantan Wali Kota Surabaya dua periode tersebut.

Senada dengan itu, Said Abdullah menyatakan dirinya siap menjadi satu kesatuan dengan Bambang DH untuk mewujudkan cita-cita kerakyatan, yakni menuju masyarakat Jawa Timur yang lebih baik, termasuk berharap seluruh warga Madura bersatu mewujudkan kemenangan.

“Masyarakat Jatim harus bisa merasakan kemakmuran di provinsi yang kaya ini. Untuk mewujudkannya maka harus bersama-sama membulatkan tekad menuju kemenangan. Agar kami bisa mengawal penggunaan APBD yang benar-benar mewujudkan kesejahteraan rakyat,” kata Anggota DPR RI itu.

Selanjutnya, setelah peluncuran ikon ini, pihaknya meminta semua kader PDIP se-Jatim melakukan sosialisasi, sekaligus mengajak untuk menyukseskan kemenangan BDH-Said sebagai gubernur dan wakil gubernur periode 2014-2019. (ant-pgh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *