Pastikan Gugatan Khofifah, Bawaslu Jatim ke MK

Pastikan Gugatan Khofifah, Bawaslu Jatim ke MK

Bintang Pos, Surabaya – Tim Bawaslu Jatim akan terbang ke Jakarta pada Selasa (10/9/2013) siang ini. Mereka akan menuju ke kantor Mahkamah Konstitusi (MK) RI untuk memastikan apakah ada gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) kepala daerah dan wakil kepala daerah Provinsi Jatim tahun 2013.

“Pada aturannya, pasangan calon yang ingin menggugat PHPU diberi kesempatan paling lambat tiga hari setelah berita acara rekapitulasi penghitungan suara dibuat KPU Jatim pada Sabtu (7/9/2013) lalu. Karena Sabtu dan Minggu libur, dihitung mulai hari Senin (9/9/2013). Artinya, besok Rabu adalah hari terakhir,” kata anggota Bawaslu Jatim Sri Sugeng Pudjiatmiko kepada beritajatim.com di sela-sela acara ‘Workshop Peliputan Pemilu 2014’ yang diadakan Dewan Pers, Hotel Santika Surabaya, Selasa (10/9/2013).

Diberitakan sebelumnya, KPU Jatim telah mengeluarkan Surat Keputusan KPU Jawa Timur bernomor: 24/KPTS/KPU-Prov-014/2013 yang memastikan pasangan petahana Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) sebagai pemenang pilgub Jatim 2013, di Hotel Shangri-La Surabaya, Sabtu (7/9/2013) malam.

Dari hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan pasangan calon terpilih Pemilukada Tahun 2013, pasangan KarSa yang diusung 31 parpol parlemen dan non parlemen, memenanginya dengan memperoleh 8.195.816 suara atau 47,25 persen.

Peringkat kedua diraih pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja (Berkah) yang diusung PKB dan 5 parpol non parlemen meraih suara 6.525.015 suara atau 37,62 persen.

Pasangan Bambang DH-Said Abdullah (Jempol) yang diusung PDIP, menempati urutan ketiga yakni meraih suara 2.200.069 suara atau 12,69 persen.

Pasangan perseorangan Eggi Sudjana-M Sihat (Beres) menempati urutan terakhir dengan memperoleh suara 422.932 suara atau 2,44 persen.

Jumlah suara yang sah seluruhnya mencapai 17.343.832 suara. Sedangkan total suara sah dan tidak sah sebanyak 17.895.809 suara.

“Dengan demikian, partisipasi pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah Jatim ini sebanyak 59,58 persen atau dibulatkan sebanyak 60 persen,” kata pimpinan rapat pleno sekaligus Ketua KPU Jatim Andry Dewanto Ahmad ketika itu.

Namun, hasil rekapitulasi suara dan penetapan ini ditolak dari saksi pasangan Khofifah-Hermas S (Berkah), Djuli Edy. Sedangkan, saksi pasangan Bambang-Said menulis form keberatan dan memastikan menerima hasil penghitungan suara.

“Prinsip kami menolak dan tidak mengakuinya. Untuk itu, Insya Allah pasti kami akan menggugat ke MK. Saya bilang Insya Allah, karena masih berkoordinasi dulu pasangan calon Khofifah-Herman,” ujar Djuli Edy kepada wartawan.

Dia beralasan masih ada upaya sistematis dan masif untuk menjegal Khofifah-Herman sejak awal hingga akhir. Bukti-bukti kecurangan masih dikumpulkan tim Berkah.(brj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *