Pasangan “AJI” Berjanji Sumbangkan Seluruh Gaji

Pasangan “AJI” Berjanji Sumbangkan Seluruh Gaji

Bintang Pos, Malang – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang Moch Anton dengan Sutiaji (AJI) berjanji akan menyumbangkan seluruh gajinya jika dirinya terpilih dalam Pilkada 2013.
“Kalau saya terpilih menjadi Wali Kota Malang nanti, saya akan mengembalikannya gaji itu pada rakyat dalam bentuk berbagai program serta menyumbangkannya buat anak yatim piatu,” kata Moch Anton disela-sela kampanyenya di Kecamatan Lowokwaru, Sabtu.

Ia mengemukakan penghasilannya sebagai pengusaha tetes tebu yang digelutinya sejak 1989 sudah cukup untuk menghidupi anak dan istrinya, bahkan sudah berlebih, sehingga gaji yang didapatkan dari posisinya sebagai wali kota akan disumbangkan seluruhnya kepada masyarakat.

Dalam setiap kampanyenya, pasangan Aji yang diusung Partai Gerindra dan PKB itu selalu membagi-bagikan hadiah yang serba 6 sesuai nomor urutnya. Hadiah yang digelontorkan pada warga yang menghadiri kampanyenya itu di antaranya 6 unit sepeda motor, 6 unit televisi 21 inchi, 6 unit lemari es serta berbagai macam hadiah hiburan dengan jumlah masing-masing 6 buah.

Sementara pasangan Sri rahayu-Priyatmoko (SR-MK) yang diusung PDIP akan mengembangan ekonomi kerakyatan sebagai prioritas. Pembangunan ekonomi kerakyatan yang mandiri, diyakini akan menjadi solusi untuk mengatasi persoalan pengangguran dan kemiskinan di kota pendidikan ini.

Upaya pembangunan ekonomi kerakyatan yang mandiri ini, diseriusi pasangan SR-MK dengan program pembangunan Bank Rakyat serta koperasi. Bahkan, ditargetkan di setiap RW akan berdiri Bank Rakyat yang dikelola sendiri oleh masyarakat.

Menurut SR, sistem kerja Bank Rakyat nantinya bukan berarti harus mendirikan kantor bank baru. Tetapi, membuat kelompok-kelompok masyarakat yang menjadi pengelola keuangan secara bersama-sama dengan modal bantuan sebesar Rp100 juta/RW.

Dana tersebut, akan menjadi dana bergulir untuk membantu modal usaha masyarakat di setiap RW. Sistem administrasinya diurus sendiri oleh masyarakat yang sudah diberi tanggung jawab sebagai pengurusnya.

“Bank Rakyat dibangun untuk menghindarkan masyarakat dari sistem rentenir yang memakan bunga besar, sehingga menyulitkan masyarakat sendiri. Saya banyak menerima keluhan dari masyarakat terkait sulitnya mendapatkan bantuan permodalan usaha,” tegasnya.

Sedangkan pasangan Heri Pudji Utami-Sofyan Edi Jarwoko (Dadi) berjanji akan membedah rumah warga kurang mampu sebanyak 10.000 unit serta mengayomi para pedagang kaki lima (PKL) serta mempertahankan keberadaan pasar tradisional.

“Kita upayakan pasar tradisional ini nantinya tetap hidup, meski banyak bermunculan pasar-pasar modern atau swalayan,” kata isri Wali Kota Malang Peni Suparto tersebut.(ant-pgh)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *