Para ABG ‘Anak Buah’ Mucikari SMP akan Divisum

Para ABG ‘Anak Buah’ Mucikari SMP akan Divisum

Bintang Pos, Surabaya – Untuk melengkapi berkas kasus bisnis prostitusi yang dilakukan siswi SMP, polisi akan melakukan visum terhadap para ‘anak buah’ tersangka yang masih berusia 15 tahun itu. Visum dilakukan tim dari Pusat Pelayanan Terpadu (PPT).

“PPT itu terdiri dari para dokter seperti psikolog dan dokter visum sendiri,” kata Iptu Teguh Setiawan kepada wartawan, Selasa (11/6/2013).

Kasubnit Vice Control (VC) Unit Jatanum Polrestabes Surabaya itu mengatakan, visum dilakukan untuk melengkapi alat bukti yang ada. “Kalau ada yang komplain soal bukti, kami bisa tunjukkan hasil visum,” lanjut Teguh.

Visum menurut Teguh, dilakukan untuk mengetahui kegadisan para korban. “Dengan visum akan diketahui perbedaan tentang bagaimana kegadisan tersebut terenggut, disengaja atau tidak,” tandas Teguh.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi membongkar praktik prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur. Polisi mengamankan seorang mucikari yang masih duduk di bangku SMP.

Polisi saat itu juga mengamankan 3 gadis di bawah umur yang menjadi anak buah tersangka. Namun, setelah dilakukan pengembangan, korban mucikari SMP ini sebanyak 10 gadis belia (sebelumnya disebutkan 11) yang tak lain adalah teman-temannya sendiri. (dtk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *