Okinawa Disebut Milik China, Jepang Marah

Okinawa Disebut Milik China, Jepang Marah

Bintang Pos, Tokyo – Jepang memprotes artikel di suratkabar Partai Komunis China yang menyebutkan bahwa Pulau Okinawa dan Kepulauan Ryukyu berada di bawah kedaulatan China. Negeri Sakura menyebut penulis artikel itu “sembrono.”
Artikel panjang mengenai Pulau Okinawa itu ditulis oleh dua orang akademisi yang bekerja di lembaga think-thank China. Mereka berargumen, lewat perjanjian Sino-Jepang di era Perang Dunia, status Kepulauan Ryukyu wajib didiskusikan oleh kedua negara itu. Kedua akademisi tersebut juga mengatakan, “China seharusnya meninjau ulang kedaulatan Jepang di pulau tersebut.”

“Masalah yang tidak terselesaikan terkait Kepulauan Ryukyu telah mencapai tenggat waktu dan ini harus dipertimbangkan kembali,” ujar seorang pengamat dari Akademi Ilmu Sosial China, Zhang Haipeng dan Li Guoliang, dalam surat kabar People’s Daily, kemarin.

Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga langsung memprotes artikel tersebut. Suga mengatakan, artikel yang ditulis oleh peneliti China itu cukup “sembrono.” Suga akan sangat kecewa bila artikel ini didukung oleh Pemerintah China. Demikian, seperti diberitakan Kyodo, Kamis (9/5/2013).

Sejauh ini, hubungan China dan Jepang juga belum bisa dikatakan harmonis. Kedua negara Asia itu terlibat dalam sengketa wilayah di Laut China Timur.

Sengketa itu pun membuahkan ketegangan hubungan bilateral yang cukup berkepanjangan. Di saat China mempertegas klaimnya atas Pulau Diaoyu (Senkaku), Jepang yang kini dipimpin politisi konservatif juga tidak mau kalah.

Pemerintah Jepang juga membela keputusan anggota parlemennya yang mengunjungi Kuil Yasukuni untuk menghormati para pejabat militer Jepang yang dianggap sebagai penjahat perang. Sikap itupun membuat China semakin kesal.(okz-pgh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *