Mobil Surya ITS yang akan dilombakan dalam World Solar Challenge 2013

Mobil Surya ITS yang akan dilombakan dalam World Solar Challenge 2013

ITS adalah salah satu perguruan tinggi teknik terbaik di Indonesia. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia, ITS memiliki kewajiban untuk membantu pemerintah dalam menuntaskan permasalahan nasional. Permasalahan nasional yang sampai saat ini belum bisa teratasi yaitu permasalahan mengenai energi. Untuk itu, bentuk kontribusi ITS dalam penyelesaian masalah tersebut adalah membuat Mobil Surya ITS yang akan dilombakan dalam World Solar Challenge 2013 di Australia pada tanggal 6-13 Oktober 2013. Sebagai mahasiswa ITS yang merupakan satu-satunya wakil dari Indonesia ingin membuktikan bahwa mahasiswa di Indonesia, khususnya ITS, mampu bersaing dalam kompetisi global dengan tim-tim dari perguruan tinggi ternama seperti Tokai University, Michigan, Stamford University, MIT, dan Pprguruan tinggi top di dunia lainnya. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi tahapan awal menuju kemandirian bangsa, khususnya di bidang engineering dan energi.

 

Kegiatan pengembangan Mobil Surya ITS sebenarnya sudah lama dilakukan, yakni sekitar tahun 1985-1993, di mana hasil dari pengembangan tersebut dapat kita lihat sampai sekarang, yaitu Widya Wahana I sampai Widya Wahana III. Namun permasalahan klasik adalah kurangnya dukungan berupa materi menjadikan mimpi Tim pada saat itu sirna untuk mengikutkan Widya Wahana ke perlombaan World Solar Challenge. Baru pada awal tahun 2012, ITS membentuk tim Mobil Surya yang diberi nama ITS Solar Car Racing Team dengan nama mobil Sapu Angin Surya. Mengusung tagline “Dreams come true” kami berharap mimpi pioneer Mobil Surya ITS dapat tercapai serta mewujudkan mimpi bangsa Indonesia untuk berlaga di perlombaan internasional.

Kegiatan World Solar Challenge 2013 membuktikan komitmen ITS dalam mewujudkan eco campus. ITS telah mengalokasikan dana untuk pembuatan Mobil Surya ini, tetapi masih banyak dana yang diperlukan agar bisa berlaga di perlombaan internasional tersebut. Saat ini masih memerlukan fund rising sebanyak Rp 1 miliar, oleh sebab itu dibutuhkan dukungan seluruh bangsa Indonesia untuk mengibarkan Sang Merah Putih di tanah Australia dan sekaligus mengharumkan nama Bangsa Indonesia. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *