Mendikbud Kunjungi Akademi Komunitas di Pacitan

Mendikbud Kunjungi Akademi Komunitas di Pacitan

Bintang Pos, Pacitan – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, Sabtu, mengunjungi Akademi Komunitas (AK) Pacitan di Pacitan, Jawa Timur yang saat ini masih dalam proses pembang
M Nuh yang datang bersama rombongan usai meresmikan Politeknik Negeri Madiun tersebut sempat beberapa lama meninjau pembangunan Akademi Pacitan.

“Kami berharap pembangunan Akademi Komunitas ini segera selesai sehingga sarana pendidikan untuk pengembangan sumber daya manusia Indonesia ini bisa segera digunakan,” ujarnya.

Bersama Bupati Pacitan, Indartato, M nuh menyempatkan diri berkeliling komplek gedung Akademi Komunitas beberapa lama.

Tak hanya melihat kemajuan pembangunan fisik yang ia lihat, tetapi juga sarana penunjang lainnya, seperti toilet dan mushala, .

Mendikbud menargetkan gedung AK dapat diresmikan bulan Juli mendatang, sehingga pada bulan September sudah dapat menerima siswa baru.

“Segera saja disiapkan penunjangnya, seperti tenaga dosen maupun fasilitas pendukung lain. Untuk direktur nanti harus benar-benar memiliki pengalaman di bidang pendidikan,” kata M Nuh.

Dalam kesempatan tersebut M Nuh sempat menjelaskan alasan pengembangan Akademi Komunitas (AK).

“Kemendikbud saat ini agresif dalam investasi bidang SDM. Ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam peningkatan kapasitas SDM kita sekaligus mengatasi masalah ‘inferiority complex’ (ketidakpercayaan diri) masyarakat kita,” ujarnya.

Ia menyebut kecenderungan “inferiority complex” tersebut menggejala di hampir seluruh lapisan masyarakat sehingga menjadi masalah utama yang dihadapi bangsa Indonesia dalam proses pembangunan.

“Tentu kondisi tersebut harus segera dibenahi. Sebab, sesuai perkiraan para pakar, bersama China dan India, dalam dua atau tiga dekade mendatang Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia,” katanya.

M Nuh ingin meyakinkan bahwa psikologi massal inferiority complex tersebut harus segera dikikis habis, salah satunya adalah dengan menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat.

“Peningkatan kesadaran kolektif ini penting sehingga wawasan mereka tentang potensi Indonesia sebagai sebuah negara besar menjadi terbuka. Karena itulah adik-adik kita latih dan sekolahkan,” terang Mendikbud. (ant-pgh)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *