Martono Pamitan Golkar, tegaskan tetap Karsa

Martono Pamitan Golkar, tegaskan tetap Karsa

SURABAYA – Eks Ketua DPD Partai Golkar Jatim Martono kemarin sore pamitan di depan 38 Ketua DPD tingkat II Partai Golkar seluruh Jawa Timur. Martono juga mengaku sudah dipanggil Aburizal Bakrie, Ketua Umum DPP PG di kediamannya.

“Saya dengan Pak Ical sudah cocok-cocokan, semuanya sudah gamblang. Saya sudah menerima keputusan ini dan sudah komitmen dengan Pak Ical saya tetap membantu Partai Golkar,” kata Martono, usai pamit di depan seluruh ketua DPD II PG Jatim, kemarin.

Martono saat bertemu Ical mengaku sempat mendapatkan tawaran dari Ical. Tawaran itu adalah tetap masuk di kepengurusan DPD PG Jatim di kursi dewan pertimbangan. Namun, Martono menolak tawaran tersebut. “Lebih baik saya membantu dari luar, sekarang saya konsentrasi untuk pemenangan KarSa (Soekarwo-Saifullah Yusuf) di ajang pemilihan gubernur Jatim,” terang Martono.

Disinggung apakah ada pembicaraan bahwa Ical selama ini mendukung Khofifah, Martono mengatakan tidak. “Tidak ada yang spesifik tentang itu (dukungan ke Khofifah), yang pasti keputusan golkar di Pilgub sudah final sesuai hasil Rakerda,” tambahnya.

Dosen Ubaya ini yang tak kuasa meneteskan air mata saat bersalaman dengan sejumlah kader-kader Golkar. “Saya minta maaf jika selama berinteraksi selama ini ada kesalahan,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Ketua DPD PG Jatim Zainudin Amali memastikan tidak akan mengubah apapun kebijakan yang sudah diputuskan selama kepemimpinan Martono. Terutama keputusan dan konsolidasi yang sudah terjalin untuk kepentingan pemilihan gubernur Jawa timur mendukung pasangan Soekarwo-Saifullah yusuf. “Yang sudah baik kita pertahankan, yang belum akan kita tata lagi,” kata Zainudin. Menurutnya, siapapun pemimpin di Partai Golkar ini tidak akan berpengaruh dalam konsolidasi yang sudah berjalan.

Dalam kesempatan tersebut juga hadir Ridwan Hisjam, mewakili DPP Partai Golkar. Ia ditemani oleh Edi Kuntadi anggota DPR RI. “Kita tidak akan terlena dengan perubahan kepengurusan, mengingat agenda-agenda penting partai sudah cukup dekat,” kata Ridwan.

Untuk itu, lanjut Ridwan, Golkar Jawa Timur akan mengajukan diri menjadi tuan rumah Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar bulan Oktober mendatang. Dengan agenda menjaring sejumlah nama untuk calon wakil presiden pendamping Aburizal Bakrie. Apalagi saat ini ada sejumlah nama yang sudah masuk menjadi kandidat, antara lain Pramono Edhi Wibowo (mantan KSAD) dan Gubernur Jatim Soekarwo. “Nanti akan diumumkan di Rampimnas, soal kandidat yang lebih layak sepertinya Pramono Edhi Wibowo karena bisa menggabungkan sipil-militer,” ujar Ridwan yang juga menjabat sebagai wakil sekretaris Pemenangan Partai Golkar wilayah Jawa 3. spi

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *