Mahasiswa ITB Menangkan Fujitsu Innovation Challenge

Mahasiswa ITB Menangkan Fujitsu Innovation Challenge

Bintang Pos, – Fujitsu, pemimpin dalam menyediakan solusi bisnis berbasis teknologi informasi dan komunikasi, mengumumkan pemenang dari Fujitsu Innovation Challenge. Inisiatif Fujitsu Innovation Challenge ini, merupakan sebuah kompetisi yang diadakan bagi para mahasiswa di Indonesia untuk menciptakan aplikasi inovatif dengan menggunakan teknologi otentikasi pembuluh darah terbaru dari Fujitsu, PalmSecure™. Aplikasi yang memenangkan kompetisi ini dinilai berdasarkan tingkat kreatifitas, keaslian, inovasi terbaru, memiliki nilai ekonomis dan berguna bagi masyarakat. Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia dan Universitas Bina Nusantara merupakan universitas-universitas yang berpartisipasi dalam Fujitsu Innovation Challenge dengan total sejumlah 14 tim peserta.

Pemenang Fujitsu Innovation Challenge 2013 adalah tim dari Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB, yang beranggotakan Bagus Hanindito, Wisnu Wijayanto dan Cindy Agustina. Para pemenang berhak atas hadiah perjalanan ke Jepang untuk mengunjungi kantor pusat Fujitsu, dan melihat secara langsung pabrik PalmSecure™ serta berpartisipasi dalam Fujitsu Forum 2013 yang diadakan bulan Mei 2013. Karya mereka yang telah berhasil memenangkan kegiatan ini adalah “Attendance Record System with Integrated Body Health Information”.

“Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang atas keberhasilan yang mereka raih. Kami juga berterima kasih kepada para peserta lain atas antusiasmenya dalam mengikuti Fujitsu Innovation Challenge 2013, dan menghargai kreatifitas mereka dalam menciptakan aplikasi terobosan baru dengan menggunakan PalmSecure™. Fujitsu Innovation Challenge telah membuka kesempatan untuk para pelajar dan generasi muda untuk mendapatkan akses dan pengalaman langsung menggunakan teknologi terbaru dari Fujitsu,” kata Achmad Sofwan, Presiden Direktur Fujitsu Indonesia, dalam siaran persnya.

Fujitsu Innovation Challenge merupakan bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility – CSR) Fujitsu Indonesia yang berfokus pada sektor pendidikan. Sebagai bagian dari visi global Fujitsu, kegiatan CSR ini bertujuan untuk terus berkontribusi kepada  masyarakat, guna menciptakan Human Centric Intelligent Society melalui inovasi dalam teknologi informasi dan komunikasi (TIK), untuk pengembangan komunitas yang berkelanjutan. Teknologi PalmSecure™ diciptakan oleh Fujitsu untuk mencapai visi tersebut. Dengan menggunakan otentikasi pembuluh darah telapak tangan, teknologi ini diharapkan dapat menciptakan aplikasi human-centric yang lebih kuat jika dibandingkan dengan sistem yang hanya menggunakan otentikasi mesin.

Wisnu Wijayanto, salah satu anggota dari tim pemenang, mengatakan, “Kami sangat senang Fujitsu telah memberi kami kesempatan untuk mengakses dan mempelajari teknologi PalmSecure™. Teknologi informasi dan komunikasi telah menjadi penggerak kreatifitas dan inovasi kami sebagai mahasiswa. Kami percaya inisiatif Fujitsu ini dapat menjadi menjadi salah satu katalis dari masyarakat yang lebih cerdas lagi di Indonesia.”

Teknologi otentikasi pembuluh darah PalmSecure™ menggunakan pola vaskular untuk mengidentifikasi data personal. Pengenal pembuluh darah tergolong aman karena otentikasi data terdapat dalam tubuh, sehingga sangat mustahil untuk dipalsukan. Karakter unik ini telah membuat pengenal pembuluh darah telapak tangan menjadi populer, digunakan khususnya untuk hal keamanan, dan umumnya digunakan untuk sistem waktu kehadiran. PalmSecure™ menawarkan solusi yang mudah digunakan dan higienis untuk verifikasi identitas. Alat pendeteksi pembuluh darah telapak tangan dapat digunakan tanpa kontak langsung dan dapat digunakan dengan tangan yang kotor atau kulit tangan yang sedang terluka.

Di Eropa, penggunaan teknologi otentikasi pembuluh darah telapak tangan telah banyak digunakan bersama dengan berbagai aplikasi di bermacam industri seperti finansial, kesehatan, keamanan gedung dan fasilitas layanan publik. Menanggapi pengadopsian teknologi otentikasi pembuluh darah telapak tangan di Indonesia, Achmad mengungkapkan keyakinannya mengenai teknologi ini, “Kami sangat bangga membawa teknologi pembuluh darah biometrik ke Indonesia untuk keamanan yang lebih canggih dan handal. Kami juga mendukung pengembangan aplikasi teknologi berbasis pembuluh darah telapak tangan di Indonesia melalui Fujitsu Innovation Challenge,”.

“Di Fujitsu, kami memiliki keyakinan pada kemampuan inovasi untuk mengembangkan masyarakat. Inilah mengapa Fujitsu ingin mewujudkan Human Centric Intelligent Society, yang memanfaatkan inovasi-inovasi teknologi informasi dan komunikasi untuk kebaikan manusia serta menciptakan generasi yang semakin baik di masa depan,” tambah Achmad.

Fujitsu Forum 2013, dimana pemenang pertama akan menghadiri acara ini, merupakan acara tahunan terbesar Fujitsu yang akan diadakan pada 16 – 17 Mei 2013 di Forum Internasional Tokyo di Jepang. Tema Forum Fujitsu tahun ini adalah “Mengasah Kembali Teknologi Komunikasi dan Informasi, Membentuk Kembali Bisnis dan Masyarakat”. Dalam Fujitsu Forum 2013, perusahaan akan menyelenggarakan berbagai seminar dan pameran mengenai prakarsa-prakarsa ICT yang dimanfaatkan untuk membangun masyarakat dan memungkinkan mereka untuk mengatasi tantangan yang mereka hadapi dengan menggunakan ICT. Program ini menghadirkan beragam metode dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti aplikasi mobile dan aplikasi “big data” yang diperlukan untuk mendukung transformasi dan pertumbuhan bisnis, serta layanan dan teknologi yang telah membantu transformasi produk-produknya.

Para pembicara dari seluruh dunia, termasuk para ahli yang berpengaruh, perwakilan industri papan atas dan eksekutif Fujitsu akan memberikan presentasi dengan berbagai topik menarik, mencakup tren ekonomi, kebijakan ICT nasional dan faktor lain yang berdampak pada bisnis.(kbj-pgh)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *