Korsel Siap Hukum Pelaku Skandal Nuklir

Korsel Siap Hukum Pelaku Skandal Nuklir

Bintang Pos, Surabaya – Perdana Menteri Korea Selatan (Korsel) Chung Hong-Won bersumpah, akan menjatuhkan hukuman bagi siapapun yang mengeluarkan sertifikat palsu terhadap fasilitas nuklir. Korsel pun sudah menutup dua reaktor nuklirnya karena peristiwa itu.

“Ini (skandal nuklir) merupakan tindak kejahatan yang membuat marah tuhan dan umat manusia,” ujar Chung dalam rapatnya dengan para pejabat, seperti dikutip AFP, Jumat (31/5/2013).

“Mereka yang terlibat dalam hal ini harus dihukum dengan hukum, terlepas dari apakah dia merupakan pejabat atau siapapun,” tegasnya.

Saat ini, 10 dari 23 reaktor nuklir di Negeri Ginseng itu dinyatakan sudah tidak aktif karena beberapa alasan. Kementerian Perdagangan, Industri dan Energi Korsel juga mengumumkan kebijakan penghematan baru yang ditujukan untuk mengurangi konsumsi energi di musim panas ini.

Pemerintah Korsel juga mengumumkan ke warganya bahwa akan ada pemadaman listrik secara otomatis karena cadangan energi mereka menipis. Pemadaman listrik itu tampaknya akan berlangsung pada Agustus mendatang.

Seperti diketahui, nuklir Korsel menyumbang 35 persen energi untuk kebutuhan nasional. Korsel juga menerapkan regulasi keselamatan yang cukup ketat dalam tata kelola nuklirnya.

Tepat pada 2012, kasus serupa terjadi dan delapan orang pemasok logistik nuklir terpaksa diamankan karena memberikan perangkat-perangkat yang dinilai tidak aman untuk reaktor nuklir. Enam orang ilmuwan nuklir juga sempat dipenjara atas kasus skandal serupa.(okz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *