Korban Penyekapan Oknum TNI AL Diculik Saat Tidur

Korban Penyekapan Oknum TNI AL Diculik Saat Tidur

Bintang Pos, Jakarta – Polsek Metro Taman Sari menggerebek sebuah rumah toko (ruko) di Jalan Hayam Wuruk No. 120, Taman Sari, Jakarta Barat. Ruko itu dijadikan tempat menyekap dan menyiksa dua orang pria hingga mengalami luka-luka.

Samuji, 60 tahun, mertua salah satu korban yang bernama Ahmad Zamani mengatakan menantunya itu diculik sejak Jumat pekan lalu. Saat itu, dia diculik oleh orang tak dikenal ketika sedang tidur.

“Menantu saya diculik lima hari, dari Jumat, saat sedang tidur. Dia lalu dipaksa diborgol, matanya ditutup. Saya waktu itu tidak tahu dia dibawa ke mana. Tahunya dibawa ke sini (ruko),” kata Samuji di Markas Polsek Taman Sari, Rabu, 18 September 2013.

Dijelaskan Samuji, selama menantunya disekap tidak ada kabar sama sekali. “Kami semula tidak tahu, tidak ada telepon. Cuma dari saudara dia telepon ke istrinya bahwa Ahmad diculik, dimasukkan ke dalam mobil,” tuturnya

Samuji mengatakan menantunya dalam keadaan sehat, setelah dibebaskan polisi. Meski demikian, terlihat ada lebam bekas pukulan di wajah dan luka bakar akibat sundutan rokok.

“Mukanya sering ditinju. Dia sering disiksa, dipukuli, disundut puntung rokok tangannya dan kakinya,” kata dia.

Samuji menambahkan, penyekapan itu ditalarbelakangi masalah utang piutang. Pada awalnya, masalah ini muncul karena Ahmad Zamani ditipu bosnya, “Bisnis saham atau hasil bumi saya kurang tahu. Tapi, dia itu ketipu sama bosnya jadi punya utang.”

Zamani disekap karena dituding membawa kabur uang sebesar Rp300 juta. Rekan bisnisnya menganggap Zamani tidak akan sanggup membayar utang.
“Ceritanya dia ada utang piutang Rp300 juta dan yang punya uang tidak sabar, akhirnya nyuruh preman lah.” (viv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *