Komisi C: Pembangunan Sekolah Harus Merata

Komisi C: Pembangunan Sekolah Harus Merata

SURABAYA – Komisi C DPRD Kota Surabaya meminta supaya Pemerintah Kota Surabaya membangun sekolah secara merata. Pasalnya dengan sistem sekolah kawasan yang diterapkan oleh Dinas Pendidikan Surabaya, tidak didukung oleh sarann dan prasarana yang memadai, sehingga banyak siswa-siswi tidak tertampung, dan lari ke sekolah swasta.
Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya Herlina Harsono Njoto mengatakan jumlah sekolah belum merata di seluruh wilayah Surabaya. Dan banyaknya siswa yang memiliki potensi maupun nilai yang tinggi karena salah memilih sekolahan diluar kawasan dan berakibat mereka tidak lulus.

“Dari data yang ada untuk sekolah dasar saja, ada wilayah yang masih kekurangan. Apalagi SMP, SMA dan SMK. Contohnya, di Kecamatan Rungkut itu, utamanya di Kelurahan Medokan Ayu, jumlah SD masih kurang. Tak jarang antara pihak sekolah yang ada dengan orang tua atau wali murid di sekitar sekolah bersitegang karena anaknya tidak diterima sekolahan dekat rumah,”kata Herlina Harsono Njoto Kamis (4/7).

Caleg Partai Demokrat, dari Dapil III, untuk DPRD Surabaya ini menilai, pembangunan SMP baru di Gunung Anyar sebenarnya mendesak. Di kawasan ini belum ada SMP. “Lagi pula jika di Gunung Anyar ada SMP negeri, paling tidak anak-anak Medokan Ayu bisa sekolah di Gunung Anyar. Jika dibangun, saya minta pemkot memperbanyak lokal kelas, biar kapasitas tampungnya besar. Manfaatkan semua lahan yang ada,” saran alumni S-2 Fakultas Psikologi Untag Surabaya ini.

Sedangkan Anggota Komisi C lainnya, Agus Sudarsono menambahkan, terkait rencana pembangunan kantor kelurahan, dirinya minta kantor kelurahan yang masih kontrak diprioritaskan.

Data Komisi C, kata Agus, menyembutkan ada kantor instansi pemerintah yang statusnya masih sewa dan atau berdiri di atas lahan pihak lain. Di antaranya, Kelurahan Ujung di Jalan Hang Tuah, Kelurahan Perak Utara di Jalan Jakarta Timur, Kelurahan Dr Soetomo di Jalan WR Soepratman, dan Kelurahan Bongkaran di Jalan Coklat.

Menyikapi persoalan tersebut Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Pemkot Surabaya merencanakan pada pertengahan tahun ini menggenjot pembangunan sejumlah sarana prasarana (Sarpras) umum. Total anggaran Rp400 miliar bersumber dari APBD 2013 disiapkan untuk membangun kantor kecamatan, kantor kelurahan, puskesmas, dan sekolahan. sp

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *