KH Marzuki Mustamar Dukung Usulan Syaikhona Cholil Jadi Pahlawan Nasional

KH Marzuki Mustamar Dukung Usulan Syaikhona Cholil Jadi Pahlawan Nasional

BintangPos, Malang –  Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron (17/2) berkunjung secara pribadi ke Pengasuh Pondok Pesantren Sabilur Rosyad Dusun Gasek Karang Besuki Kecamatan Sukun Kota Malang KH Marzuki Mustamar.

KH Marzuki Mustamar  selaku pengasuh pondok Pesantren sangat mendukung penuh gelar pahlawan bagi Syaikhona Muhammad Kholil  karena memang beliaulah merupakan penentu lahirnya jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU). Kemudian, menjadi embrio lahirnya pergerakan nasional dan nasionalisme di kalangan pesantren.

KH Marzuki yang juga Ketua Pengurus Wilayah NU Jatim mengatakan seluruh warga NU se Indonesia juga harus mendukung Mbah Kholil menjadi Pahlawan Nasional. “ Insyaallah secara resmi PWNU Jatim juga akan mengeluarkan surat dukungan agar Syaikhona Muhammad Cholil Bangkalan mendapatkan gelar pahlawan Nasional,” ujarnya.

“Syaikhona Kholil merupakan banyak mencetak guru di seluruh pelosok tanah air Indonesia , Mbah Kholil adalah gurunya para Kiai se Jawa dan Madura bahkan seluruh Indonesia. Diantara murid-muridnya juga pendiri NU seperti KH. Hasyim Asy’ari (Jombang), KH Abdul Wahab Hasbullah (Jombang), KH Bisri Syamsuri (Jombang), KHR. As’ad Syamsul Arifin (Situbondo) dan masih banyak lagi kiai besar adalah murid mbah Kholil,” ungkapnya.

Ditambahkan Ra Latif,  adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat terutama pengasuh Pondok Pesantren seluruh Indonesia, tokoh masyarakat di Indonesia, khususnya masyarakat Bangkalan Madura yang ada di Kota Malang untuk pengusulan gelar pahlawan bagi Syaikhona Muhammad Kholil atau Syekh Kholil ulama kharismatik dari Pulau Madura.

Sebagai tokoh agama, Syekh Kholil Bangkalan dianggap memiliki sumbangsih yang besar dalam mencerdaskan bangsa. “Kami berterima kasih atas sambutan dari pihak Pesantren Sabilur Rosyad terutama dari pengasuh KH Marzuki Mustamar, untuk mendapat dukungan bagi Syekh Kholil mendapat gelar pahlawan nasional,” ujar Ra Latif.

Ra Latif yang juga Cicit Syaikona Kholil ini mengatakan bahwa pihaknya sebagai pemerintah mendukung pemberian gelar pahlawan bagi ulama yang juga guru dari pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy’ari ini, dengan pertimbangan, agar nantinya generasi penerus bangsa dapat tetap mengenal dan meneladani tokoh yang juga akrab disebut Mbah Kholil Bangkalan tersebut.

“Kami mengharap dukungan dari semua lapisan masyarakat di Indonesia dan sekali lagi ini adalah ikhtiar kami bersama semoga dapat barokah dari beliau,” lanjutnya.

Bupati Bangkalan yang berusia 38 tahun ini,  mengaku bersyukur karena usulan gelar kepahlawanan bagi Syaikhona KH Muhammad Cholil Bangkalan, Madura didukung oleh tokoh Nahdlatul Ulama Jawa Timur KH Marzuki Mustamar.(Nhu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *