Keluarga Cendana Resmikan Gedung At-Tien di Darul Ulum

Keluarga Cendana Resmikan Gedung At-Tien di Darul Ulum

Bintang Poa, Jombang – Putri keempat mantan Presiden Soeharto, Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto, meresmikan gedung At-Tien asrama Queen Al-Azhar di komplek PP (Pondok Pesantren) Darul Ulum Rejoso Jombang, Jumat (23/8/2013). Peresmian itu sekaligus sebagai peringatan hari lahirnya mantan ibu negara, Siti Hartinah Soeharto alias Ibu Tien Soeharto.

Asrama berkapasitas 96 santri itu merupakan bantuan pribadi dari Titik Soeharto. “Hari ini bertepatan dengan hari lahirnya ibu saya. Jadi peresmian ini sekaligus sebagai peringatan hari lahir beliau,” kata mantan istri Prabowo Subianto, ini.

Dalam kesempatan itu, Titik menggunting pita rangkaian bunga melati yang membentang di pintu asrama sebagai tanda dibukanya asrama. Begitu pita melati sudah terpotong, ratusan hadirin yang hadir sontak bertempuk tangan. Selanjutnya, anak keempat Soeharto itu meninjau sejumlah ruangan. Ia didampingi oleh pengasuh asrama Queen Al-Azhar, HM Zahrul Azhar atau Gus Ahan. Selain itu, nampak mula Ketua Syuriah PWNU Jatim KH Miftakhurl Akhyar dan pengasuh PP Bumi Salawat Tulangan Sidoarjo, KH Ali Mashuri.

Titik Soeharto mengatakan, antara keluarga cendana atau keluarga mantan presiden Soeharto sudah lama ‘mesra’ dengan PP Darul Ulum. Semua itu berawal dari kiprah almarhum KH As’ad Umar, ayahanda Gus Ahan. Bahkan Kiai Asad pernah menjadi anggota DPR RI dari Golkar. Nah, hubungan itu masih berlanjut hingga saat ini. “Saya dengan anak-anak almarhum Kiai Asad masih menjalin kominukasi,” katanya.

Soal gedung At-Tien, anak mantan presiden ini menjelaskan, nama asrama tersebut memang diambil dari nama ibundanya. Oleh sebab itu pula, peresmian gedung tersebut juga bertepatan dengan hari kelahiran almarhum Tien Soeharto. Ia juga mengungkapkan bahwa dana untuk pembangunan gedung yang terbilang megah itu merupakan sumbangan pribadi dari dirinya.

Sayangya Titik enggan menyebut berapa anggaran yang ia berikan untuk membangun asrama santri tersebut. “Anggarannya bukan dari yayasan milik almarhum Pak Harto, tapi dari saya pribadi. Untuk jumlahnya tidak etis kalau disebutkan. Biar malaikat saja yang mencatat,” ujar pengurus DPP Partai Golkar, ini.

Sementara itu, Gus Hahan mengungkapkan, keluarga Cendana, putra putri mantan Presiden Soeharto memiliki komitmen tinggi terhadap PP Darul Ulum Jombang. Karena itu mereka mau mengulurkan tangan guna membangunkan gedung sekaligus diberi nama At Tien. Menurut Gus Ahan, ada kesamaan visi-misi antara mantan presiden Soeharto dengan alm KH. As’ad Umar, utamanya soal pendidikan.

Nah, kesamaan visi-misi itulah menurut Gus Ahan yang membuat keluarga Soeharto, khususnya Titiek, mau meneruskan perjuangan ayahandanya di Darul Ulum. “Gedung ini dibangun tepat perayaan hari lahir Pak Harto, yakni 8 Juli 2013. Kemudian diresmikan hari ini yang merupakan peringatan hari lahir Bu Tien,” kata putra bungsu almarhum Kiai Asad, ini.(brj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *