Kacang dan Jagung Rp 382 Juta Ditukar Cek Kosong

Kacang dan Jagung Rp 382 Juta Ditukar Cek Kosong

Bintang Pos, Surabaya – Tertipu bisnis jual-beli palawija, Jajat Darojat (33) harus kehilangan uang tunainya Rp 382 juta. Tidak terima, pria asal Desa Sidokare Kecamatan Rejoso Nganjuk itu lapor ke Polres Kediri Kota.

Data dari Polres Kediri Kota menyebut, Jajat melaporkan Lia Marsinah Purnama (51) pemilik salah satu CV asal Jalan KH. Agus Salim, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Korban merasa telah diperdayai, karena cek pembayaran kosong.

Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Surono mengatakan, penipuan itu berlangsung, pada akhir bulan Februari 2013 lalu. Semula, sekitar pukul 11.00 WIB korban menerima telpon dari salah satu CV, untuk pesan barang.

Melalui proses negosiasi, kemudian terjadi kesepakatan harga korban. Selanjutnya pada 4 dan 6 Maret 2013, sekitar pukul 11.00 WIB korban mengirim kacang tanah yang sudah dikupas seberat 9 ton. Dan waktu itu juga korban menerima bukti pembayaran berupa, selembar bilyert giro.

Hari berikutnya, pada (07/3/13) sekitar pukul 15.00 WIB korban mengirim barang  sebesar 5 ton benih jagung. Seperti transaksi sebelumnya korban mendapat bukti berupa Bilyart Giro tertanggal 21 Maret 2013.

Selang beberapa hari kemudian 2 lembar bilyert giro tersebut dicairkan ke Bank Danamon sesuai tanggal jatuh temponya. Alangkah terkejutnya begitu di cek ternyata 2 lembar Bilyart Giro tersebut kosong.

Merasa telah ditipu, korban langsung datang ke CV tersebut sesuai alamatnya. Akan tetapi setelah sampai ternyata pelaku sudah kabur. Korban berusaha menghubungi nomor HP pelaku, ternyata tidak aktif. Akhirnya korban melapor ke kantor polisi.

“Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan. Pelaku masih kita kejar. Sementara barang bukti yang ada berupa 2 Bilyart Giro kosong kita amankan,” ujarnya, Minggu (24/03/2013). (brj-kba)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *