Jadi kendaraan dinas Jokowi, mobil Esemka mulai dilirik publik

Jadi kendaraan dinas Jokowi, mobil Esemka mulai dilirik publik

Bintang Pos, Surabaya -Karya siswa SMK di Indonesia yang paling fenomenal adalah mobil Kiat ESEMKA dari Kota Solo, Jawa Tengah. Mobil hasil karya siswa SMK Warga dan SMKN 2 Surakarta ini sebenarnya sudah dibuat dan dipamerkan sejak tahun 2010. Tetapi, mobil ini banyak menyita perhatian publik setelah Wali Kota Solo saat itu Joko Widodo, menggunakan sebagai mobil dinas tahun 2012. Setelah itu, mobil Esemka mulai menjadi bahan pembicaraan dari warung kopi hingga Istana Presiden dan Gedung DPR.
“Ide pembuatan mobil Esemka ini muncul sekitar pertengahan tahun 2008 lalu. Bersama SMK Negeri I Trucuk, Klaten, perakitan mobil terus dilakukan secara bertahap hingga akhirnya kami menggandeng sekitar 15 SMK di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jakarta untuk bersama merakit mobil tersebut,” ujar Direktur Pelayanan dan Pengembangan Solo Techno Park (STP) Gampang Sarwono, Jumat (29/3).

Gampang menuturkan, terdapat dua jenis mobil yang diluncurkan, yakni mobil Esemka Rajawali II bertipe Sport Utility Vehicle (SUV) dan Esemka Bima bertipe Pick Up. Dua jenis mobil ini sudah dinyatakan lolos uji kelaikan jalan.

Untuk generasi pertama Esemka Rajawali, kata Gampang, mobil ini menggunakan mesin buatan KIA. Namun demikian, berkat kreativitas para siswa SMK dalam membuat gabungan berbagai komponen, terciptalah mobil Esemka dengan performa dan desain yang tidak kalah dengan produk luar negeri. Bahkan, pihak KIA sendiri menyebut sudah tidak tahu mesin apa yang digunakan pada Esemka Rajawali generasi kedua.

Mobil Esemka Rajawali memiliki tampilan yang sangat menawan. Sekilas, mobil ini tampak seperti perpaduan antara Toyota Rush dan Honda CRV. Jika dibandingkan dengan kedua merek tersebut, tidak banyak ditemukan perbedaan dalam tampilannya.

Kini, mobil Esemka telah siap diproduksi secara masal. Merek mobil Esemka telah dipegang oleh agen tunggal pemegang merek (ATPM) yaitu PT Solo Manufaktur Kreasi yang beralamat di Jalan Ki Hajar Dewantara Kentingan, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah.

Menurut Gampang Sarwono, mobil yang masih dalam proses menuju produksi massal ini akan dijual dipasaran dengan kisaran harga mulai Rp 65 juta hingga Rp 125 juta. Harga Esemka Bima (1.5i Pick-Up) antara Rp 65 juta hingga Rp 75 juta, sedangkan harga Esemka Rajawali (1.5i SUV) antara Rp 100 juta hingga 125 juta.

Lebih lanjut, Gampang menambahkan, pihaknya telah Serius mengembangkan proyek Mobil Nasional Esemka. Hal itu mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Masyarakat pun mulai melirik mobil ini, dengan adanya pesanan sebanyak 6000 unit mobil baik  Tipe SUV ataupun Tipe Pick Up yang harus dipenuhi PT Solo Manufaktur Kreasi.(mdk-pgh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *