Ini Hasil Pemeriksaan Kejiwaan Pemenggal Ibu Kandung

Ini Hasil Pemeriksaan Kejiwaan Pemenggal Ibu Kandung

Bintang Pos, Surabaya– Hasil sementara tes kejiwaan yang dilakukan oleh Tim Dokter RS Bhayangkara Polda Jatim menunjukkan Supardi, pelaku pemenggal kepala ibu kandungnya Akhiyah, mengalami sesat dalam berpikir.

Ini berdasarkan pemeriksaan warga Jalan Bangkingan Timur II, Surabaya, saat menjalani pemeriksaan tes Minnesota Multiphasic Personality Invetory (MMPI) pada Rabu, 15 Mei.

Kasubbag Pengawasan Internal RS Bhayangkara Polda Jatim, Dokter Ronny Subagyo, mengatakan, dalam tes MMPI itu Supardi diwajibkan menjawab 566 pertanyaan dalam bentuk kuisioner.

Setelah itu, tim akan melakukan koreksi. Dari 556 pertanyaan dibagi menjadi 25 item yang sudah diklasifikasikan menjadi tiga item validitas, 10 skala klinis, dan 12 skala tambahan.

“Tiga item validitas itu adalah Lie (kebohongan), Fals (Kesalahan) dan Correction (Koreksi). Yang menjadi perhitungan utama adalah perhitungan Validitas Fals,” kata Ronny kepada Wartawan di RS Bhayangkara Polda Jatim, Kamis (16/5/2013).

Dari hasil tes tersebut, tersangka mengalami Skizofrenia Paraniod (Penyimpangan persepsi pikiran) berkelanjutan. “Dari 25 item itu yang dihitung fals-nya hasilnya cukup tinggi yakni 115. Padahal untuk untuk ukuran normal, kurang dari angka 70,” jelasnya.

Kemudian penilaian Self Skizofrenia kurang dari angka 30. Padahal untuk orang normal angka tersebut berada pada nilai 70. “Kalau nilainya sama tinggi, dia (tersangka) mengalami paranoid berkelanjutan,” jelasnya.

Hasil secara detail dari tes tersebut akan dilaporkan ke Polrestabes Surabaya. Selama dua hari ini, Tim dokter terus melakukan observasi terhadap kejiwaan tersangka.

Seperti diberitakan sebelumnya, pembunuhan sadis terjadi di Bangkingan Timur II, Surabaya. Supardi nekad menghabisi nyawa ibu kandunganya dengan cara memenggal kepala. Sadisnya, Supardi juga memakan hampir separoh orga hati ibu kandungnya itu.

Parahnya, usai memenggal itu kepala Akhiyah disembunyikan di dalam karung dan ditemukan sekira dua meter dari lokasi tergeletaknya korban. Polisi masih mendalami kasus tersebut. (oke-kba)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *