Ingin Dapat Kerja, Dua Warga Tertipu Mantan Satpam

Ingin Dapat Kerja, Dua Warga Tertipu Mantan Satpam

Bintang Pos, Tuban – Winoto (34), warga Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban yang mengaku sebagai mantan Satpam dari PT Swabina Gatra, harus berusan dengan petugas kepolisian Polres Tuban, pasalnya ia telah melakukan penipuan dua orang yang dijanjikannya untuk dijadikan Satpam.

Data yang dihimpun beritajatim.com, dua warga yang menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh mantan Security itu adalah Yasin (32), warga Sambongrejo, Kecamatan Semanding dan Yulianto (36), warga Kelurahan Doromukti, Kecamatan Kota Tuban. Oleh pelaku, dua korban dijanjikan untuk menjadi Security di perusahaan PT Shalter dengan membayar sejumlah uang.

Kasus penipuan tersebut sudah terjadi beberapa bulan yang lalu, saat itu Winoto yang sudah dipecat dari Satpam di PT Swabina Gatra yang merupakan anak perusahaan dari PT Semen Indonesia Tbk berkenalan dengan para korban. Pelaku menawarkan kepada para korban bisa memasukkan korban menjadi Satpam di PT Shalter renakan dari perusahaan itu.

“Syaratnya pelaku meminta uang muka kepada korban untuk masuk menjadi Security. Korban Yasin telah memberikan uang delapan juta rupiah dan Yulianto telah menyerahkan uang sebesar enam juta rupiah,” terang AKP Wahyu Hidayat, Kasat Reskrim Polres Tuban, Minggu (25/08/2013).

Untuk menyakinkan korbannya, setelah membayar uang dengan total Rp 14 juta tersebut pelaku meminta kesepatakan kedua korban supaya masing-masing membayar pelaku sebasar Rp 15 juta jika para korban sudah berhasil masuk kerja menjadi Satpam di perusahaan terbut.

“Namun setelah meminta uang dari kedua korban pelaku malah langsung menghilang dan tidak bisa untuk dihubungi. Akhirnya yang nangkap pelaku adalah korban sendiri, setelah itu dibawa ke Polres,” lanjut Kasat Reskrim.

Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tuban untuk melakukan pengembangan atas kasus penipuan yang dilakukan oleh pelaku. Dimungkinkan masih ada korban lain yang ditipu oleh Winoto dengan modus mencarikan kerja kepada korbannya.

“Ya kita masih melakukan pengembangan dengan melakukan pemeriksaan pelaku atas kasus penipuan ini guna mengetahui apakah masih ada korban lainnya,” pungkasnya.(brj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *