HTI Inginkan Gubernur Jatim yang Khilafah

HTI Inginkan Gubernur Jatim yang Khilafah

Bintang Pos, Surabaya – Warga Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jatim menginginkan seorang pemimpin yang mampu memberikan perubahan menuju khilafah. Bahkan, HTI dengan tegas tidak mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jatim tertentu.
Tak hanya itu, Pemilihan Gubernur (pilgub) Jatim dinilai sebagai bentuk dari demokrasi yang berbiaya tinggi. “Biaya untuk memilih seorang pemimpin di Jatim sangat tinggi mencapai ratusan miliar. Yang seharusnya dana itu bisa digunakan untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Harun Musa, Ketua DPD HTI Jatim, kepada wartawan usai Muktamar Khilafah di Stadion Gelora 10 November, Minggu (26/5/2013).

Menurut, Harun, pemimpin yang amanah dengan sistem khilafah tanpa biaya besar untuk memilihnya karena dipilih secara langsung. Namun, pihaknya meminta kepada warga HTI dan masyarakat agar memilih calon gubernur yang menuju perubahan khilafah.

“Jika ada calon gubernur yang menyerukan ke arah khilafah, kami akan memilih. Tapi hingga kini belum ada calon yang menyatakan seperti itu,” kata Harun.

Sayang ketika ditanya, apakah ini berarti HTI memilih untuk golput?, Harun memilih tidak menjawabnya. Kata dia, saat ini sudah terlihat gelombang tuntutan besar dari rakyat yang menginginkan agar kembali ke pangkuan syariat.

“Buktinya demokrasi tidak mampu lagi mensejahterakan masyarakat. Kriminalitas, kemiskinan, penyimpangan, dilakukan penguasa atas nama negara makin meningkat,” ujarnya.

Muktamar yang dihadiri 60 ribu warga HTI Jatim ini berasal dari 31 kota/kabupaten di Jawa Timur. Tema yang diusung dalam mukmatar merupakan rangkaian dari Muktamar puncak yang akan diadakan di Gelora Bung Karno 2 Juni nanti adalah, Perubahan Besar Dunia Menuju Khilafah.(det)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *