Hasil Unas Surabaya Jauh Dibawah 10 Besar

Hasil Unas Surabaya Jauh Dibawah 10 Besar

Bintang Pos, Surabaya – Setelah menunda pengumuman nilai Unas SD tertinggi se Jawa Timur, akhirnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknas) Prov Jawa Timur merilis hasil peringkat SD/MI/SMPLB/SMALB, Senin (10/6/2013). Namun berdasarkan data yang dibacakan, Surabaya belum menunjukkan namanya dideretan peringkat 10 besar tertinggi se-Jatim.

Surabaya menjadi kota besar di Jatim ternyata lagi-lagi belum berani melaju cepat seperti sekolah-sekolah di kabupaten/kota daerah lain. Terbukti dari hasil Unas SMP dan SMA yang sudah diumumkan pekan lalu, Surabaya hanya mencatat satu peringkat tertinggi Unas SMA program IPS, oleh siswa SMA Ciputra Surabaya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya Ikhsan mengatakan peringkat terbaik 10 besar Jawa Timur tidak bisa menjadi patokan mutu pendidikan Surabaya yang rendah atau hasil unas jeblok. Tetapi, banyak penilaian yang lain untuk bisa menilai kualitas pendidikan di suatu daerah.

”Peringkat 10 besar se-Jatim apa itu jadi ukuran?,” ungkap Ikhsan saat ditemui di ruang kerjanya Dispendik Surabaya.

Menurut dia, hasil nilai unas Surabaya tahun ini justru mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Dari hasil nilai rata-rata unas SD tahun ini, Surabaya memperoleh 22,72.

Sedangkan tahun lalu nilai rata-rata unas Surabaya hanya 21,90. Sementara, nilai unas tertinggi Surabaya sebesar 29,60 diperoleh sebanyak 6 orang dari beberapoa sekolah yang berbeda.

”Ini menunjukkan adanya peningkatan dan proses pemerataan mutu pendidikan di sekolah-sekolah di Surabaya sudah mulai terjadi. Jadi bukan hanya dikuasai satu sekolah dengan nilai yang sama,” katanya.

Dari data yang diperoleh Dispendik Surabaya, junlah tertinggi 29,60 diraih oleh enam siswa sekaligus, diantaranya :
1. Aliya Ariuni Arintya dari SDN dr Soetomo V/327
2. Sastya Adzani Syahbania dari SDN Rangkah 7/169
3. Leni Alfiani dari SDN Jemurwonosari 1
4. Amira Najla Zatalini dari SD Islam Terpadu Al Uswah
5. Putri Darmawan dari SD Margie
6. Nita Ivana Dharmawan dari SD Margie.

Dari hasil pengumuman nilai unas SD yang berpengaruh pada persyaratan persiapan masuk SMP Kawasan, Ikhsan mengaku tidak akan merubah grade nilai untuk masuk SMP Kawasan.

Berdasarkan jumlah siswa yang memenuhi syarat masuk sekolah kawasan, yakni nilai unas 25.50 dan masing-masing nilai mata pelajaran 8.50, sementara sekitar 13.000 siswa. Sedangkan, pagu SMP Kawasan sekitar 4.000. Sehingga, jumlah tersebut sudah bisa menjadi persaingan ketat bagi lulusan SD yang masuk ke SMP Kawasan.

”Kalau sudah sebanyak itu, kami tidak akan merubah grade, seperti contoh kasus masuk SMA Kawasan. Karena itu masih hasil sementara,” pungkasnya. (bjt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *