Halangi Penanggulan, 4 Warga Diamankan

Halangi Penanggulan, 4 Warga Diamankan

Bintang Pos, Surabaya– Empat warga korban lumpur dari puluhan warga yang melakukan aksi unjuk rasa di tanggul lumpur titik 22 Desa Jatirejo Kecamatan Porong, yang nekat menghalangi petugas BPLS di seputaran tanggul kolam penampungan lumpur, diamankan Polres Sidoarjo.
Keempat korban lumpur Lapindo itu yakni, Budiono, Agus, dan Suwono asal Desa Jatirejo Porong serta Husni Thamrin warga Desa Kedungbendo Tangulangin.  Mereka diamakan karena berusaha menghalang-halangi mesin escavtor yang melakukan panggalian di bibir tanggul untuk membuat saluran pengaliran air lumpur.

Kapolsek Porong Kompol Edy Siswanto menyatakan, mereka diamankan hanya diperiksa saja, dan akan dilepaskan jika terbukti tidak melawan hukum. “Warga tetap kami redam agar tidak emosional dalam menyikapi masalah. Warga juga kami harap tidak melakukan perbuatan yang menjurus pada perbuatan melawan hukum,” tuturnya Rabu (15/5/2013).

Penanggulan dan pengaliran lumpur dilakukan oleh BPLS karena kondisi tanggul di beberapa titik sudah kritis dan elevasi air lumpur hampir menyamai ketinggian tanggul. Titik tanggul 41 yang kritis itu, beberapa hari lalu juga merembes dan air lumpur meluber ke luar tanggul.

Seperti diketahui, warga yang melakukan aksi ini karena keberatan adanya penanggulan, sebelum ganti rugi mereka dilunasi oleh Lapindo Brantas Inc yang bertanggungjawab pada Peta Area Terdampak (PAT) sesuai Perpres 14 Tahun 2007. “Kami menuntut agar penanggulan dihentikan, sebelum ganti rugi warga PAT lunas 100 persen,” papa Nur Ali salah satu korban lumpur.(bjt-kba)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *