Fahri: SBY Bukan Seorang Demokrat

Fahri: SBY Bukan Seorang Demokrat

Jakarta – Wakil Sekjen PKS Fahri Hamzah mengkritik gaya kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hal itu diutarakannya ketika ditanya soal buku yang diluncurkan SBY.

“Tentang gaya kepemimpinan itulah yang kurang. SBY menurut saya bukan seorang demokrat,” kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/1/2014).

Namun, Fahri mengapresiasi buku yang ditulis SBY sebab membuat telaah komprehensif pencapaian memimpin roda pemerintahan.

“Apa yang kira-kira menjadi semacam legacy, warisan yang layak untuk kita catat ini penting, apalagi pak SBY kan adalah presiden dipilih langsung pertama di Indonesia,” ujar Fahri.

Tapi tetap saja Fahri mengkritik gaya kepemimpinan SBY yang mudah marah dan tersinggung. “Dia sering kecewa, itu tidak ditampakkan pada wajah dia tapi disalurkan kepada orang lain,” katanya.

SBY, kata Anggota Komisi III DPR itu, juga sering tidak berterus terang. Ia mencontohkan permasalahan koalisi pemerintahan.

“Dia tidak ngomong dengan koalisi, dia pakai tangan orang lain. Engga boleh di Indonesia kaya gitu main belakang, dua muka, dua kaki, tidak demokratis, saya sampai kapanpun saya tumbangkan, kok masih ada di republik ini. Itu kelemahan SBY,” imbuhnya.

Fahri juga menilai SBY hanya bersikap seolah-olah tegas dan santun. “Dia selalu dengan mulutnya, dengan fraksi sendiri seolah dia tegas, santun, padahal semuanya tidak. Didalam kulture kita ada, itu engga boleh ada lagi,” kata Fahri.atr

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *