DPRD Jember Setuju Tempat Hiburan Ditinjau Kembali

DPRD Jember Setuju Tempat Hiburan Ditinjau Kembali

Bintang Pos, Surabaya – Wakil Ketua DPRD Jember, Jawa Timur, Miftahul Ulum mendukung keinginan sejumlah ulama agar keberadaan sejumlah tempat hiburan ditinjau kembali.
“Kami akan komunikasikan hal ini dengan Bupati MZA Djalal, sehingga aspirasi para kiai terjawab. Kewenangan kami terbatas. Kami hanya bisa menekan. Mudah-mudahan eksekutif berbuat sesuatu,” kata Ulum.

Beberapa tempat hiburan yang dikeluhkan para kiai karena diduga menjadi tempat maksiat terletak di pusat kota. DPRD Jember siap menelaah kembali keberadaan tempat hiburan tersebut, karena diduga ada penyimpangan izin operasional kegiatan lokasi. Sebut saja sebuah lokasi dengan izin pertokoan di wilayah Gajah Mada, ternyata ditempati oleh karaoke dan akan dibangun hotel.

DPRD Jember juga mendukung penertiban warung-warung remang di kawasan Rembangan dan taman di depan masjid jamik Baitul Amin. Para kiai mengeluh taman di depan Baitul Amin digunakan sebagai ajang mesum.

“Kalau soal penertiban minuman keras, Jember memang belum memiliki peraturan daerah khusus yang mengatur itu. Namun bukan berarti pemerintah daerah tak bisa berbuat apa-apa untuk menyikapi peredaran miras di pasaran yang begitu bebas belakangan ini,” kata Ulum. (brj-pgh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *