DPR Akan Rekomendasikan Mendikbud Mundur

DPR Akan Rekomendasikan Mendikbud Mundur

Bintang Pos, Surabaya – Komisi X DPR RI akan menggelar rapat kerja (raker) bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait penundaan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2013 di 11 provinsi. Raker tersebut rencananya akan digelar pada Jumat (26/4/2014) mendatang.

“Perlu evaluasi kinerja pak menteri (Mendikbud Mohammad Nuh) sebagai penanggung jawab utama. Ini masalah nasional,” kata anggota Komisi X DPR RI Itet Tridjajati Sumrijanto, saat Diskusi Polemik Sindo Trijaya dengan tema “UN: Ujian (Setengah) Nasional”, di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4/2013).

Raker tersebut rencananya akan digelar bersama Kemendikbud dan jajarannya pada Jumat 26 April mendatang. Namun, jadwal ini dapat mundur mengingat sebagian anggota Komisi X masih berada di dapil.

Dalam raker nanti, Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu akan mempertanyakan kepada Kemendikbud penyebab ditundanya pelaksanaan UN di 11 provinsi. “Ini bencana nasional. Karena kita dinilai di dunia internasional dalam masalah pendidikan ini. Masa cuma masalah percetakan. Ini memalukan,” tuturnya.

Saat ditanya kemungkinan Komisi X akan menanggalkan jabatan Mendikbud Mohammad Nuh. “Kelihatannya akan begitu, Komisi X akan merekomendasikan pak menteri untuk mundur,” ujarnya singkat.

Hal senada dikatakan oleh Ketua Komisi X DPR, Agus Hermanto saat dihubungi wartawan. Dia mengatakan raker tersebut rencananya akan dihelat sekira pukul 14.00 WIB.

“Terkait rencana raker dengan Kemendikbud, memang sebelumnya kita rencanakan pada Jumat 19 April kemarin, tapi beliau (Mendikbud) ternyata sedang berada di daerah. Jadi kita jadwalkan lagi di Jumat depan,” kata Agus.

Ketika dikonfirmasi apakah sebelumnya pihak Komisi X sudah mengirimkan surat kepada pihak Pimpinan DPR, guna meminta izin mengadakan rapat di saat masa sidang DPR sedang berada pada masa reses, Agus pun menjawab dengan tegas.

“Oh sudah. Kami sudah mengirimkan surat kepada pimpinan, dan sudah diizinkan untuk mengadakan rapat tersebut. Hari Jumat itu siang, kira-kira sekira pukul 2 lah,” pungkasnya.(oke-kba)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *