DKPP Berhentikan 10 Penyelenggara Pemilu

DKPP Berhentikan 10 Penyelenggara Pemilu

Jakarta – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberentikan 10 dari 15 orang penyelenggara Pemilu di beberapa daerah.“Dari 10 yang diberhentikan, 5 orang diberhentikan secara tetap dan 5 orang lagi diberhentikan sementara,” kata Ketua Majelis DKPP Jimly Asshiddiqie, di ruang sidang, Jakarta, Selasa 15 Juli 2014.

Jimly menjelaskan, sepuluh orang yang dipecat tersebut terdiri dari penyelenggara pemilu dari pihak KPU dan Bawaslu.

Adapun mereka yang diberhentikan tetap adalah Hendro Saputro W (Anggota Panwas Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta), Bitsaael Marau (Ketua KPU Sarmi, Papua), serta M Yasin Pusadan, Abdul Halim S Sastra, dan Arianto (Ketua dan Anggota KPU Buol, Sulawesi Tengah).

Sedangkan, yang diberhentikan sementara semuanya dari KPU Raja Ampat, Papua Barat, yakni Jamalia Tafalas, Ruddy Robert Fakdawar, Zainuddin Madjid, Saul Urbasa, dan Muslimin Saefuddin.

“Mulai hari ini, mereka yang diberhentikan tidak boleh lagi menjalankan tugasnya. Tidak boleh lagi terlibat dalam tahapan Pilpres yang sedang berjalan,” ujarnya.vns

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *